Jakarta -
Polda Metro Jaya menggelar apel campuran di DPR RI mengenai pengamanan demo mahasiswa nan bakal berjalan hari ini. Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Suheri meminta jejeran personil mengedepankan sisi humanis dalam pengamanan demo di lapangan.
Apel terlaksana di lapangan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026). Apel dipimpin langsung Kapolda Komjen Asep.
"Pengamanan penyampaian pendapat di muka umum kudu melangkah dengan aman, tertib, kondusif dan tidak boleh menimbulkan kerusuhan maupun kerusakan akomodasi umum," kata Asep dalam amanatnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Asep meminta personil nan bekerja tidak mudah terpancing emosi. Asep mengatakan personil kudu menjalankan tugas dengan humanis.
"Yang kedua personil nan bekerja saya tekankan di sini, tidak mudah terpancing ya, kendalikan emosi kalian semua dan laksanakan tugas dengan humanis, sabar dan terukur serta menjadikan penegakan norma adalah langkah nan terakhir," ungkapnya.
Asep kembali menekankan personil untuk bersikap humanis. Ia menyebut mahasiswa sebagai adik-adik nan perlu dijaga.
"Ingat pesan saya, rekan,-rekan sekalian sabar, humanis tidak terprovokasi dan tidak terpancing. Bagaimana pun mereka adalah adik-adik kita, kita jaga mereka dengan baik sampai kelak saat selesai adik-adik kita dalam perihal menyampaikan pendapat di muka umum," tuturnya.
Asep pun meminta personel intelijen di letak untuk mempelajari secara perincian titik kumpul massa. Ia meminta aktivitas nan melangkah hari ini untuk didokumentasikan.
"Saya minta untuk personel intelijen untuk mempelajari secara perincian titik kumpul massa, akomodasi umum nan dipakai dan kendaraan nan digunakan serta dokumentasikan semua narasi nan ada di jalan baik diteriakan, tulisan, ataupun perkataan dan segera laporkan kepada pimpinan," imbuhnya.
Seperti diketahui sebelumnya demo juga bakal digelar di Bundaran HI, Jakarta. Sebanyak 4.151 personel campuran dikerahkan untuk mengamankan demo nan digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) itu.
"4.151 personel campuran disiapkan dalam pengamanan tindakan tersebut. Rinciannya, 3.651 personel Polri, serta 500 personel TNI," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangannya.
Budi mengatakan polisi menghormati kewenangan masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Pengamanan dilakukan untuk memastikan aktivitas melangkah aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.
"Polda Metro Jaya menghormati kewenangan penduduk negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Kehadiran personel di lapangan adalah untuk memberikan pelayanan dan pengamanan agar aktivitas melangkah aman, tertib, serta tidak mengganggu masyarakat lainnya," jelasnya.
(dwr/whn)
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·