Binti Mufarida
, Jurnalis-Sabtu, 07 Maret 2026 |17:45 WIB

Tiga WNI lenyap akibat Kapal Musaffah 2 meledak di Selat Hormuz (Foto: Binti M/Okezone)
JAKARTA – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) melalui KBRI Abu Dhabi dan KBRI Muscat menerima laporan mengenai kejadian ledakan nan menimpa satu tug boat berjulukan Musaffah 2, berbendera Persatuan Emirat Arab (PEA), di Selat Hormuz, di antara perairan PEA dan Oman, pada Jumat 6 Maret 2026 pukul 02.00 awal hari waktu setempat.
Plt Direktur Perlindungan WNI Kemlu Heni Hamidah mengatakan berasas saksi mata, Musaffah 2 mengalami ledakan nan menyebabkan kapal terbakar dan tenggelam.
"Hingga saat ini, otoritas di PEA dan Oman tetap melakukan penyelidikan mengenai penyebab kejadian ini," ungkap Heni, Sabtu (7/3/2026).
Heni memastikan perwakilan Indonesia segera berkoordinasi dengan otoritas PEA dan Oman, serta pihak perusahaan Safeen Prestige. "Berdasarkan info nan diterima, Musaffah 2 berawak total 7 personel berkewarganegaraan Indonesia, India, dan Filipina. Empat awak selamat, sedangkan tiga awak lainnya tetap dalam proses pencarian," katanya.
Sementara itu, kata Heni, unik kondisi awak terdapat empat WNI. Satu WNI selamat sedang mendapat perawatan luka bakar di rumah sakit di Kota Khasab, Oman.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·