Ilustrasi(Dok Istimewa)
UNIVERSITAS Tarumanagara (Untar) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan aktivitas pengabdian kepada masyarakat bagi 80 pelaku upaya mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung, pada 18-21 Mei 2026. Kegiatan ini difokuskan untuk memperkuat kapabilitas pelaku upaya lokal agar lebih siap menghadapi perkembangan industri dan pasar digital.
Pelatihan berjalan di UPT Layanan Usaha Terpadu (PLUT) UMKM Kabupaten Belitung nan diikuti pelaku upaya dari sektor kuliner, fesyen, dan kriya. Materi nan diberikan meliputi public speaking, kreasi produk, strategi pemasaran, hingga pengelolaan laporan finansial sederhana.
Kegiatan tersebut melibatkan 20 pengajar dan mahasiswa dari delapan fakultas di Untar. Pendekatan multidisipliner dinilai krusial untuk memberikan solusi nan sesuai dengan kebutuhan UMKM saat ini.
Pembukaan aktivitas dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Belitung Syamsir, S.I.Kom., Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung Annyta, Kepala UPT PLUT KUKM Kabupaten Belitung Fita Elyana, ., Kepala LPPM Untar Assoc. Prof. Dr. Hetty Karunia Tunjungsari, , dan Dekan Fikom Untar Dr. Sinta Paramita,
Melalui keterangannya hari ini, Hetty Karunia mengutarakan keterlibatan pengajar dan mahasiswa lintas disiplin menjadi bagian dari upaya Untar menghadirkan pendampingan nan aplikatif bagi pelaku usaha. “Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan faedah bagi UMKM di Belitung sekaligus memperkuat kerja sama berkepanjangan dengan UPT PLUT UMKM Kabupaten Belitung,” kata Hetty.
Apresiasi
Sementara itu, Wabup Belitung Syamsir mengapresiasi kontribusi Untar dalam mendukung peningkatan kapabilitas pelaku UMKM di daerah. Ia menilai materi nan diberikan relevan dengan tantangan upaya saat ini.
“Keilmuan nan dimiliki Universitas Tarumanagara tidak diragukan. Saya lihat tema-tema materi nan dibagikan juga sangat baik dan kekinian. Pemerintah wilayah mengucapkan terima kasih kepada Untar nan mau mengajar dan berbagi pengetahuan di tempat ini,” tegasnya.
Rektor Untar Prof. Dr. Amad Sudiro, menilai aktivitas pengabdian kepada masyarakat tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan masyarakat dan penguatan sektor UMKM di daerah. “Kami berambisi aktivitas ini dapat membantu pelaku UMKM di Belitung menjadi lebih inovatif, adaptif, dan bisa bersaing di era digital,” kata Rektor Amad.
Untar sebelumnya juga telah menjalin beragam kerja sama dengan pemerintah wilayah dan lembaga lainnya dalam bagian pemberdayaan masyarakat, pendidikan, serta pengembangan UMKM di beragam daerah. Kolaborasi tersebut dilakukan melalui pelatihan, pendampingan, hingga program pengabdian kepada masyarakat sebagai upaya memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat. (H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·