KAI Operasikan 391 Kereta Stainless Steel New Generation Produksi INKA

Sedang Trending 2 jam yang lalu
Warga memandang rangkaian kereta rel listrik (KRL) baru produksi PT INKA (Persero) saat seremoni 100 tahun operasional KRL di Stasiun Jakarta Kota, Jakarta, Selasa (22/4/2025). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

PT Kereta Api Indonesia (Persero) alias KAI menerima sekaligus mengoperasikan 39 rangkaian kereta (trainset) alias 391 unit gerbong Stainless Steel New Generation nan diproduksi PT INKA (Persero).

Sejak tahun 2023, KAI menjalankan program pengadaan 612 unit kereta hasil produksi PT INKA. Program tersebut merupakan bagian dari modernisasi sarana penumpang nan direncanakan berjalan hingga tahun 2027 dengan nilai perjanjian mencapai Rp 5,505 triliun.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan sebanyak program pengadaan 612 kereta tersebut terdiri atas 297 kereta kelas eksekutif, 199 kereta ekonomi, 57 kereta makan, 57 kereta pembangkit, serta 2 kereta bagasi.

“Program pengadaan 612 kereta New Generation merupakan investasi jangka panjang KAI untuk memperbarui sarana penumpang secara bertahap,” ujar Anne dalam keterangan resmi, Minggu (7/6).

Rangkaian kereta baru tersebut mempunyai beragam fasilitas, mulai dari bangku ergonomis, reclining seat hingga 135 derajat, revolving seat nan dapat disesuaikan dengan arah perjalanan, legroom nan lebih luas, foot rest, meja lipat, USB port dan stop kontak di setiap kursi, hingga pintu geser otomatis.

Pada sejumlah layanan, pengguna juga dapat menikmati akomodasi tambahan seperti Passenger Information Display System (PIDS), kabin nan lebih senyap, toilet dengan foot washer, musala, baby care desk alias meja tukar popok bayi, serta selimut untuk perjalanan malam dengan waktu tempuh tertentu.

Anne menjelaskan, proses pengadaan dan pengoperasian rangkaian New Generation turut menghasilkan beragam masukan nan menjadi bahan pertimbangan untuk penyempurnaan sarana berikutnya.

"Berbagai masukan tersebut menjadi bahan pertimbangan berbareng sehingga penyempurnaan terus dilakukan pada trainset-trainset berikutnya,” kata Anne.

Menurutnya, penyempurnaan dilakukan secara berjenjang pada beragam aspek nan berangkaian dengan kenyamanan pelanggan, mulai dari perincian interior, konfigurasi ruang pelanggan, akomodasi pendukung perjalanan, hingga komponen sarana lainnya nan memengaruhi pengalaman selama berada di dalam kereta.

video story embed

Modernisasi sarana telah menjangkau beragam segmen layanan, mulai dari kelas eksekutif, kelas campuran pelaksana dan ekonomi, hingga jasa ekonomi. Anne mengatakan, sasaran penyelesaian program pengadaan hingga 2027 bakal semakin memperluas jangkauan jasa di beragam relasi kereta api.

"Seiring bertambahnya jumlah trainset nan diterima dan dioperasikan hingga seluruh program selesai, semakin banyak pengguna nan dapat menikmati perjalanan dengan standar kenyamanan New Generation,” tutup Anne.

Untuk jasa kelas eksekutif, rangkaian Stainless Steel New Generation telah digunakan pada:

  • KA Argo Dwipangga relasi Gambir-Solo Balapan (PP)

  • KA Argo Lawu relasi Gambir-Solo Balapan (PP)

  • KA Argo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasarturi (PP)

  • KA Argo Sindoro relasi Gambir-Semarang Tawang (PP)

  • KA Argo Wilis relasi Bandung-Surabaya Gubeng (PP)

  • KA Argo Semeru relasi Gambir-Surabaya Gubeng (PP)

  • KA Bima relasi Gambir-Surabaya Gubeng (PP)

  • KA Taksaka relasi Gambir-Yogyakarta (PP)

  • KA Argo Muria relasi Gambir-Semarang Tawang (PP)

  • KA Turangga relasi Surabaya Gubeng-Bandung (PP)

  • KA Parahyangan relasi Bandung-Gambir (PP)

  • KA Gajayana relasi Malang-Gambir (PP)

Sementara itu, jasa kelas campuran pelaksana dan ekonomi telah datang pada:

  • KA Lodaya relasi Bandung-Solo Balapan (PP)

  • KA Mataram relasi Pasarsenen-Solo Balapan (PP)

  • KA Bogowonto relasi Pasarsenen-Lempuyangan (PP)

  • KA Batavia relasi Gambir-Solo Balapan (PP)

  • KA Gumarang relasi Pasarsenen-Surabaya Pasarturi (PP)

  • KA Jayabaya relasi Pasarsenen-Malang (PP)

  • KA Gaya Baru Malam Selatan relasi Pasarsenen-Surabaya Gubeng (PP)

  • KA Fajar Utama Solo relasi Pasarsenen-Solo Balapan

  • KA Senja Utama Solo relasi Solo Balapan-Pasarsenen

  • KA Tegal Bahari relasi Pasarsenen-Tegal (PP)

  • KA Ranggajati relasi Cirebon-Jember (PP)

  • KA Cirebon Fakultatif relasi Cirebon-Gambir (PP)

  • KA Bangunkarta relasi Jombang-Pasarsenen (PP)

  • KA Singasari relasi Blitar-Pasarsenen (PP)

Adapun untuk jasa ekonomi Stainless Steel New Generation saat ini telah beraksi pada:

  • KA Jaka Tingkir relasi Pasarsenen-Solo Balapan (PP)

  • KA Progo relasi Pasarsenen-Lempuyangan (PP)

  • KA Majapahit relasi Pasarsenen-Malang (PP)

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan