Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (ketiga dari kiri) dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno (kedua dari kiri) dalam peresmian jembatan penghubung JIS dan Stasiun KRL JIS, Senin (22/6/2026).(MI/Mohamad Farhan Zhuhri)
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung berbareng Menteri Perhubungan Republik Indonesia Dudy Purwagandhi meresmikan Stasiun Kereta Api Jakarta International Stadium (JIS) dan jembatan penyeberangan orang (JPO) dari Ancol menuju Jakarta Internasional Stadium (JIS).
Pramono mengatakan, kedua prasarana itu menjadi bingkisan spesial pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta dari kolaborasinya dengan pemerintah pusat.
“Atas nama Pemerintah DKI Jakarta, saya mau mengucapkan terima kasih atas bingkisan ulang tahun ke-499 berupa aktivasi JIS dan Ancol, termasuk stasiun KRL ini serta jembatan penghubung nan kita resmikan bersama,” kata Pramono saat peresmian aktivasi Stasiun JIS, Senin (22/6).
Ia mengatakan, keberadaan Stasiun JIS diharapkan menjadi titik awal optimasi pemanfaatan stadion berkapasitas puluhan ribu penonton itu.
Selama ini, persoalan parkir dan akses transportasi kerap menjadi hambatan utama ketika JIS digunakan untuk konser maupun pertandingan sepak bola.
“Mudah-mudahan ini menjadi landasan awal untuk pemanfaatan JIS nan lebih maksimal. Karena problem utama di JIS selama ini adalah masalah parkir dan transportasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, masyarakat sekarang mempunyai lebih banyak pilihan untuk menuju JIS. Pengunjung nan membawa kendaraan pribadi juga dapat memanfaatkan kantong parkir di Ancol sebelum melanjutkan perjalanan menuju stadion dengan melangkah kaki melalui jembatan penghubung.
“Orang sekarang bisa parkir di Ancol, kemudian melangkah sekitar 300 sampai 400 meter menuju JIS. Ini bakal mengurangi kepadatan lampau lintas nan selama ini selalu menjadi persoalan ketika ada aktivitas besar di stadion,” jelasnya.
Sementara, Dudy mengatakan aktivasi Stasiun JIS menjadi tonggak krusial peningkatan jasa transportasi publik di Jakarta, khususnya bagi masyarakat Jakarta Utara.
Menurut Dudy, kehadiran stasiun tersebut bakal memperkuat konektivitas menuju area JIS dan Ancol sekaligus mendorong masyarakat beranjak menggunakan transportasi massal.
“Dengan aktivasi stasiun ini, masyarakat khususnya di wilayah DKI Jakarta dan Jakarta Utara bakal semakin terkoneksi dengan jasa transportasi publik. Harapannya area Jakarta Utara, JIS, maupun Ancol bakal berkembang lebih baik lagi,” kata Dudy.
Ia berambisi semakin banyak penduduk nan memanfaatkan jasa KRL untuk mengakses area tersebut. Pemerintah, lanjutnya, juga siap meningkatkan kapabilitas dan akomodasi jasa andaikan jumlah pengguna terus bertambah.
“Jika ke depan jumlah pengguna kereta api meningkat, tentu kami bakal menyesuaikan dan meningkatkan sarana serta prasarana nan ada di wilayah ini,” pungkasnya. (E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·