Kabut Asap Karhutla Ancam Aktivitas Pelayaran di Sungai Batanghari

Sedang Trending 47 menit yang lalu
Kabut Asap Karhutla Ancam Aktivitas Pelayaran di Sungai Batanghari Personel Ditpolairiud Polda Jambi menyempatkan diri membagikan masker kepada nelayan nan beraktivitas di Sungai Batanghari, Rabu (16/9/2026).(Dok Humas Polda Jambi)

TERBATASNYA jarak padang akibat kabut asap nan kian pekat mengepung Kota Jambi dan beberapa kabupaten di Jambi semenjak beberapa hari terakhir berpotensi menakut-nakuti kelancaran dan keamanan aktivitas nelayan dan pelayaran kapal peralatan di perairan Sungai Batanghari.

Direktur Polisi Perairan dan Udara Polda Jambi Komisaris Besar Dhovan Oktavianton mengatakan perihal itu kepada wartawan di Jambi, Rabu siang (16/9). Dikatakan, terdampak kabut asap, jarak pandang mata normal (visibility) di permukaan Sungai Batanghari sepanjang Rabu berkisar sekitar 700 meter.

“Tutupan kabut asap nan mengapung pekat di atas jalur perairan Sungai Batanghari membikin jarak pandang pendek. Hanya berkisar tujuh ratus meter. Kondisi itu memang berpotensi menakut-nakuti keselamatan pelayaran. Apalagi alur Sungai Batanghari saat ini di beberapa titik mengalami pendangkalan,” ujar Dhovan.

Kondisi tersebut, sebut Dhovan, menjadi perhatian jejeran Ditpolairud Polda Jambi. Untuk meminimalisir ancaman tersebut, personel jejeran Ditpolairud saat ini mengencarkan patroli di alur pelayaran Sungai Batanghari nan bermuara ke pantai timur Sumatra.

Dikatakan Dhovan, saat patroli di sepanjang alur sungai, personel mengedukasi para nelayan dan nakhoda kapal untuk ekstra hati-hati. Terutama ketika berlayar di beberapa alur sungai nan mendangkal.

Sambang Nusa Presisi

Sementara itu, pada saat patroli di alur perairan umum Sungai Batanghari, Rabu siang, Dirpolairud Polda Jambi Dhovan Oktavianton berbareng beberapa personel, melaksanakan sambang nusa presisi berbareng masyarakat nelayan Kelurahan Arab Melayu, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi.

Dalam pertemuan nan digelar di atas kapal patroli Ditpolairud Polda Jambi tersebut, selain mengedukasi tentang keselamatan berlayar dan ancaman kabut asap, Dhovan personel membagikan masker cuma-cuma dan support paket bahan pokok kepada family nelayan nan terdampak mata pencariannya akibat dampak kabut asap dan dangkalnya Sungai Batanghari. (SL/E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia