Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam

Sedang Trending 19 jam yang lalu
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB) Annang Setia Budhi mengatakan penyesuaian agenda penerbangan dilakukan akibat menurunnya jarak pandang (visibility) nan dipengaruhi sebaran kabut asap di sejumlah wilayah Sumatra.(MI)

SEBARAN kabut asap nan menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatra mulai berakibat signifikan terhadap operasional penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Pada Jumat (16/10/2026), penurunan jarak pandang (visibility) memaksa sejumlah maskapai melakukan penyesuaian jadwal, termasuk pembatalan satu rute penerbangan perintis.

Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB), Annang Setia Budhi, mengonfirmasi bahwa gangguan agenda ini merupakan akibat langsung dari menurunnya kualitas udara dan jarak pandang di jalur penerbangan maupun airport tujuan. "Pada hari ini, terdapat beberapa penerbangan nan mengalami keterlambatan akibat sebaran kabut asap di wilayah Sumatra," ujar Annang.

Daftar Penerbangan Terdampak

Berdasarkan info resmi dari PT BIB, tercatat tiga penerbangan komersial mengalami keterlambatan lama panjang, sementara satu penerbangan perintis terpaksa dibatalkan demi argumen keselamatan. Berikut adalah rincian info penerbangan nan terdampak:

Nomor Penerbangan Rute Status/Durasi Keterlambatan
JT246 Palembang – Batam Terlambat 1 jam 44 menit
JT239 Batam – Pekanbaru Terlambat 2 jam 7 menit
ID6863 Batam – Jakarta Terlambat 1 jam 18 menit
Susi Air Batam – Rengat (PP) Dibatalkan

Pihak BIB menyatakan bahwa penerbangan nan sempat tertunda telah kembali beraksi setelah kondisi jarak pandang dinyatakan aman. Tim operasional dan ground handling juga telah melakukan penanganan penumpang sesuai dengan izin penerbangan nan berlaku.

Koordinasi Intensif dan Imbauan Penumpang

Dalam menghadapi situasi ini, pengelola airport terus melakukan koordinasi intensif dengan AirNav Indonesia, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta pihak maskapai. Pemantauan difokuskan pada arah angin, potensi hujan, dan pergerakan kabut asap nan dapat berubah sewaktu-waktu.

Catatan Keselamatan: PT BIB menegaskan bahwa keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang adalah prioritas utama. Keputusan operasional diambil dengan mempertimbangkan info teknis jarak pandang aktual dari BMKG.

Manajemen PT BIB menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan nan dialami pengguna jasa. Calon penumpang diimbau untuk selalu memantau status penerbangan melalui kanal resmi maskapai alias jasa pengguna di Terminal Bandara Hang Nadim sebelum berangkat ke bandara.

Hingga buletin ini diturunkan, BMKG tetap terus memantau perkembangan atmosfer di wilayah Kepulauan Riau dan Sumatera guna memberikan info cuaca terkini bagi aktivitas penerbangan nasional. (HK/I-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑