Kabasarnas: Operasi SAR KM Nurul Salsa Dilanjutkan Jika Ada Tanda-tanda Korban

Sedang Trending 3 jam yang lalu

Jakarta -

Kepala Basarnas Marsekal Madya Mohammad Syafii buka bunyi soal penghentian operasi pencarian dan pertolongan alias SAR terhadap korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Menurut dia, perihal itu sudah menjadi keputusan berbareng dengan pihak keluarga.

"Oh ya, mengenai dengan operasi kapal nan ada di Makassar. Ya, dengan keahlian kita berbareng potensi, beberapa korban memang statusnya dinyatakan hilang, dan itu pun keputusan diambil berbareng lantaran memang sudah dinyatakan tidak efektif untuk operasi dilaksanakan," kata Syafii di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (27/7/2026).

Syafii lantas mengungkap adanya opsi bahwa operasi bakal dilanjutkan jika ditemukan tanda-tanda korban. "Namun, jika ada tanda-tanda, tentunya kita bakal membuka operasi lagi untuk melaksanakan operasi lanjutan. Mungkin demikian ya," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Operas SAR KM Nurul Salsa ditutup pada 24 Juli lampau seusai 10 hari pencarian. Hingga hari ke-10 pencarian, tim SAR telah mengevakuasi 62 korban nan terdiri atas 58 orang selamat dan empat korban tewas.

Sementara itu, tetap ada 14 penumpang nan dinyatakan lenyap dan belum ditemukan.

"Masih dalam pencarian sampai saat ini itu 14 orang," ujar Kepala Kantor Basarnas Makassar Muhammad Arif Anwar dalam konvensi pers di RS Bhayangkara Makassar, seperti dilansir detikSulsel, Jumat (24/7).

(eva/yld)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News