Kabar Gembira, Guru PPPK Bisa Ikuti CPNS 2027

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Kabar Gembira, Guru PPPK Bisa Ikuti CPNS 2027 ilustrasi pembimbing PPPK.(MI)

PEMERINTAH memberikan kesempatan kepada pembimbing berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk mengikuti seleksi CPNS pembimbing nan prosesnya dimulai pada 2027.

“Guru berstatus PPPK bakal diberikan kesempatan mengikuti seleksi menjadi CPNS pembimbing dengan proses nan dimulai pada awal 2027,” kata Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari, dikutip dari keterangan resmi di Jakarta, Senin (31/8).

Qodari mengatakan kesempatan tersebut merupakan bagian dari kesepakatan pemerintah dan DPR dalam penataan status kepegawaian guru PPPK nan mencakup tiga perihal pokok.

Ia menjelaskan pembimbing berstatus PPPK paruh waktu bakal diangkat menjadi PPPK melalui sistem pengalihan nan diusulkan lembaga masing-masing, dengan sistem tersebut bertindak mulai Januari 2027.

Sementara itu, pembimbing PPPK diberikan kesempatan mengikuti seleksi untuk menjadi CPNS guru. Qodari menegaskan proses tersebut dilakukan melalui seleksi dan bukan pengangkatan secara otomatis.

“Mekanismenya melalui seleksi, bukan pengangkatan otomatis. Setiap peserta mengikuti proses seleksi sesuai ketentuan nan berlaku. Dan bagi nan belum berhasil, statusnya tetap sebagai PPPK,” kata Qodari.

Selain penataan status pembimbing PPPK, pemerintah juga bakal menata status kepegawaian pembimbing menjadi pegawai pemerintah pusat. Ketentuan mengenai penatausahaan kepegawaian dan penganggarannya bakal diatur lebih lanjut.

Pemerintah juga membuka pengadaan pembimbing untuk memenuhi kekurangan pembimbing secara nasional. Pengadaan tersebut terbuka bagi pelamar umum, termasuk lulusan baru dan mereka nan selama ini telah mengabdi, sepanjang memenuhi persyaratan nan ditetapkan.

“Melalui penataan ini, pemerintah mau memastikan status dan jenjang pekerjaan pembimbing melangkah dalam satu kerangka nasional nan utuh,” ujar Qodari.

Menurut dia, penataan pembimbing PPPK tersebut tidak hanya berangkaian dengan manajemen kepegawaian, tetapi juga diarahkan untuk memberikan kepastian dan keberlanjutan bagi pembimbing dalam menjalankan pengabdian.

“Setiap langkah nan memperkuat posisi guru, sejatinya merupakan investasi bagi masa depan anak-anak Indonesia,” kata Qodari. (Ant/P-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia