Juventus Tumbang 2-3 dari Jay Idzes Cs, Luciano Spalletti Salahkan Lini Depan yang Terlalu Bernafsu Menang

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Juventus Tumbang 2-3 dari Jay Idzes Cs, Luciano Spalletti Salahkan Lini Depan nan Terlalu Bernafsu Menang

Suasana laga Sassuolo vs Juventus di Liga Italia 2026-2027. (Foto: Instagram/juventus)

SASSUOLO – Juventus harus menelan pil pahit saat bertandang ke Stadion Mapei setelah takluk secara dramatis dengan skor 2-3 dari Sassuolo, pada Senin (14/9/2026) awal hari WIB. Kekalahan di matchday keempat Liga Italia 2026-2027 tersebut terasa sangat menyesakkan bagi pembimbing Luciano Spalletti, mengingat lini belakang Juventusyang biasanya kukuh justru kudu kebobolan tiga gol sekaligus dalam satu laga.

Padahal, Bianconeri sempat menunjukkan mental juang tinggi dengan dua kali menyamakan kedudukan berkah tindakan gemilang Edon Zhegrova. Masuk dari bangku cadangan, pemain asal Kosovo tersebut sukses mencetak gol perdana berseragam Juventus dan menghidupkan asa timnya.

Namun, drama di pengujung laga pecah ketika mantan pemain Juventus nan sedang dipinjamkan, Vasilije Adzic, sukses mencetak gol kemenangan bagi Sassuolo di detik-detik akhir. Gol tersebut melengkapi derita La Vecchia Signora setelah sebelumnya kebobolan lewat tindakan Sebastiano Esposito dan Kieron Bowie.

Selepas pertandingan, Spalletti tidak menutup-nutupi kekecewaannya atas hasil minor nan didapat tim asuhannya. Ia dengan jujur mengakui bahwa kekalahan ini lahir dari kesalahan taktis para pemainnya sendiri nan terlalu berselera memburu kemenangan.

1. Penyebab Kekalahan

Pelatih asal Italia itu menjelaskan Juventus kehilangan keseimbangan lantaran terlalu banyak pemain nan maju menyerang di menit-menit akhir pertandingan. Keinginan kuat untuk mencuri tiga poin justru meninggalkan celah besar di lini pertahanan.

Jay Idzes bersiap jelang laga Sassuolo vs Juventus TimnasXtra Jay Idzes bersiap jelang laga Sassuolo vs Juventus TimnasXtra

"Ini menyakitkan lantaran tim sebenarnya bisa memenangkannya di akhir, dan layak membalikkan keadaan, tetapi jelas kami kehilangan keseimbangan dan itu tidak boleh terjadi," ungkap Spalletti kepada DAZN Italia, dikutip dari Football Italia, Senin (14/9/2026).

"Dengan delapan pemain maju menyerang bola, itu meninggalkan celah besar di lini belakang. Namun, kami mempunyai kesempatan untuk menang 2-2 alias 3-2 lebih awal, jadi para pemain berpikir mereka bisa memenangkannya, dan saya nan mendorong mereka untuk maju,” tambahnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com