Feby Novalius
, Jurnalis-Rabu, 16 September 2026 |17:05 WIB

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman Soal Rasio Kewirausahaan. (Foto: Okezone.com/UMKM)
JAKARTA — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan rasio kewirausahaan menjadi salah satu parameter untuk memandang kemajuan ekonomi suatu negara. Semakin tinggi rasio kewirausahaan, semakin besar jumlah pengusaha nan berpotensi menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan perekonomian.
“Rasio kewirausahaan adalah parameter untuk mengukur jumlah pengusaha dalam suatu negara. Semakin tinggi rasionya, semakin banyak jumlah pengusaha. Hal ini menunjukkan peningkatan kemajuan ekonomi negara tersebut,” ujar Maman, Rabu (16/9/2026).
Maman mengungkapkan rasio kewirausahaan Indonesia saat ini berada di sekitar 3,2%. Pemerintah menargetkan nomor tersebut meningkat menjadi 3,6% pada 2029 dan mencapai 8% pada 2045.
Menurut Maman, peningkatan rasio kewirausahaan tidak cukup hanya dengan menambah jumlah pelaku usaha. Pemerintah juga perlu mendorong lahirnya pengusaha nan kuat dan handal melalui ekosistem kewirausahaan nan sehat, inklusif, dan berkelanjutan.
Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui penguatan kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah, perguruan tinggi, bumi usaha, lembaga pembiayaan, inkubator bisnis, komunitas, serta beragam pemangku kepentingan.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·