Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistk (BPS) mencatat, jumlah masyarakat miskin di Indonesia sekarang sebanyak 22,93 juta orang.
Jumlah masyarakat miskin nan tercatat berasas info terbaru pada Maret 2026 itu turun 430 ribu orang dibanding catatan sebelumnya pada September 2025 sebanyak 23,36 juta orang.
Sementara itu, jika dibandingkan catatan setiap Maret dalam tiga tahun terakhir, juga tetap tercatat turun, ialah dari Maret 2023 sebanyak 25,90 juta orang, menjadi 24,06 juta orang pada Maret 2024. Lalu, pada Maret 2025 menjadi sebanyak 23,85 juta orang dan pada Maret 2026 menjadi 22,93 juta orang.
"Pada tren sejak Maret 2023 sampai Maret 2026, jumlah dan tingkat kemiskinan mengalami penurunan," kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS M. Edy Mahmud saat konvensi pers di instansi pusat BPS, Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Seiring dengan susutnya jumlah masyarakat miskin, tingkat kemiskinan pada Maret 2026 juga menjadi semakin rendah, ialah hanya 8,07%, dari catatan per September 2023 sebanyak 8,25%.
Tingkat kemiskinan ini pun juga terus turun dari catatan sejak Maret 2023 nan sebesar 9,36%, Maret 2024 sebesar 9,03%, Maret 2025 menjadi 8,47%, dan akhirnya pada Maret 2026 sebesar 8,07%.
"Jadi jumlah masyarakat miskin 22,93 juta orang dengan persentase tingkat kemiskinan Maret 8,07%," tutur Edy.
(arj/arj)
[Gambas:Video CNBC]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·