Juergen Klopp Dinilai Bisa Bawa Optimisme Baru untuk Timnas Jerman

Sedang Trending 12 jam yang lalu
Manajer Liverpool Jurgen Klopp pada final Liga Champion di Stade de France, Saint-Denis dekat Paris, Prancis, Sabtu (28/5/2022). Foto: Lee Smith/REUTERS

Penunjukan Juergen Klopp sebagai pembimbing baru Timnas Jerman disambut dengan optimisme besar. Setelah kegagalan Die Mannschaft di Piala Dunia 2026, Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) berambisi mantan manajer Liverpool itu bisa membangkitkan kembali performa sekaligus identitas permainan mereka.

Klopp resmi diperkenalkan sebagai pembimbing Jerman dengan perjanjian empat tahun. Presiden DFB, Bernd Neuendorf, menyebut kehadiran pembimbing berumur 59 tahun itu sebagai pilihan terbaik untuk memulai era baru sepak bola Jerman.

"Juergen Klopp adalah orang nan tepat pada waktu nan tepat. Kami percaya dia bisa mengembalikan semangat, identitas, dan kepercayaan diri tim nasional," kata Neuendorf saat perkenalan resmi Klopp, seperti dilansir Reuters.

Penunjukan Klopp dilakukan tidak lama setelah Jerman tersingkir lebih awal di Piala Dunia 2026. DFB menilai pengalaman Klopp membangun Borussia Dortmund dan Liverpool menjadi modal krusial untuk melakukan regenerasi skuad sekaligus mengembalikan daya saing Die Mannschaft di level internasional.

Klopp Ingin Memulai dari Nol

Dalam konvensi pers pertamanya sebagai pembimbing Jerman, Klopp menegaskan bahwa seluruh pemain bakal mempunyai kesempatan nan sama untuk membuktikan diri.

Pernyataan tersebut dinilai sebagai sinyal bahwa Klopp tidak bakal terpaku pada nama-nama besar. Ia mau membangun persaingan sehat sekaligus membuka pintu bagi pemain muda maupun mereka nan sempat tersisih dari skuad nasional.

Klopp juga mengungkapkan keinginannya menghadirkan style bermain nan lebih atraktif dan penuh energi, karakter unik nan selama ini melekat pada tim-tim nan pernah dia tangani. Menurutnya, tim nasional kudu bisa membikin publik kembali menikmati sepak bola Jerman.

"Semua pemain nan memenuhi syarat memihak Jerman bakal mendapatkan kesempatan, apalagi mungkin mereka nan saat ini tidak menyangkanya. Saya suka mengambil langkah nan berani," ujar Klopp.

Pemain Timnas Pantai Gading Seko Fofana menendang bola ke arah gawang Timnas Jerman pada pertandingan Grup E Piala Dunia 2026 di Stadion Toronto, Toronto, Kanada, Sabtu (20/6/2026). Foto: Benoit Tessier/REUTERS

Fokus Membangun Kembali Kepercayaan Publik

Selain berbincang soal aspek teknis, Klopp menegaskan bahwa menerima kedudukan pembimbing tim nasional bukan semata-mata pencapaian pribadi.

"Saya mengambil pekerjaan ini demi sepak bola Jerman. Menjadi pembimbing tim nasional adalah kehormatan terbesar dalam pekerjaan saya," ujar Klopp.

Ia juga meminta media menghormati kehidupan keluarganya selama menjalankan tugas sebagai pelatih.

"Jika family saya tidak dibiarkan hidup dengan tenang, saya bakal pergi. Saya sudah memandang gimana perlakuan terhadap pelatih-pelatih sebelumnya dan saya tidak mau itu terulang," tegas Klopp.

Harapan Baru untuk Die Mannschaft

Kehadiran Klopp diyakini membawa angin segar bagi sepak bola Jerman. Reputasinya sebagai pembimbing nan bisa membangun tim dari fondasi kuat, mengembangkan pemain muda, serta menerapkan sepak bola menyerang menjadi argumen utama munculnya optimisme menjelang Euro 2028.

Dengan support staf lamanya seperti Peter Krawietz dan Pepijn Lijnders, Klopp diharapkan bisa membangun kembali identitas Die Mannschaft setelah serangkaian hasil mengecewakan dalam beberapa turnamen internasional terakhir. Timnas Jerman di bawah didikan Klopp bakal bertanding melawan Belanda di arena Nations League pada September mendatang.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan