JP Morgan: Investor Tak Mungkin Lupakan RI, IHSG Bisa Tembus 7.000 Akhir 2026

Sedang Trending 50 menit yang lalu
Bank JP Morgan Foto: REUTERS/Mike Segar

Perusahaan jasa finansial dan bank multinasional terbesar di AS, J.P. Morgan, optimistis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa mencapai level 7.000 pada akhir 2026.

“Tim JP Morgan tetap expect sasaran GCI by December itu di 7 ribu. Jadi kita tetap expect ada kenaikan sampai akhir tahun nan didorong oleh sentimen nan lebih positif dan positioning investor maupun lokal ataupun asing,” kata Head of Indonesia Equity Research J.P. Morgan, Benny Kurniawan, dalam aktivitas media briefing di Jakarta, Kamis (3/9).

Ia juga memandang tetap ada ruang bagi penanammodal untuk meningkatkan pembelian saham di pasar RI, tercermin dari level kas reksa biaya saham di Indonesia nan dinilai tetap cukup tinggi.

“Kalau kita lihat fun fact sheet dari reksadana-reksadana ekuitas di Indonesia, sebenarnya cash level mereka pun juga cukup tinggi. Jadinya ada banyak amunisi untuk beli di market kita tahun ini,” jelas Benny.

Head of Indonesia Equity Research J.P. Morgan, Benny Kurniawan (kanan), ketika media briefing di Jakarta, Kamis (3/9/2026). Foto: Muhammad Fhandra Hardiyon/kumparan

Mengenai kondisi 2027, Benny menyebut konsensus analis memperkirakan pertumbuhan untung perusahaan sekitar 9 persen, nan ditopang oleh shopping pemerintah dan investasi.

“Saya tetap cukup optimistis untuk outlook pasar modal di Indonesia. Pertumbuhan dari top line maupun earnings tetap cukup bagus, walaupun ada beberapa segmen nan marginnya terkena compression lantaran ada kenaikan input cost,” lanjutnya.

Menurutnya, pertumbuhan pendapatan nan tetap kuat menjadi argumen penanammodal bakal terus melirik pasar Indonesia.

“Tapi selama topline growth itu tetap naik dan di first half ini actually naiknya cukup kencang, menurut saya penanammodal tidak mungkin bisa melupakan Indonesia,” ucapnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan