Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tidak menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Kompleks Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Jakarta Pusat, Senin (1/6).
Ajudan Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansyah, mengungkapkan alasannya lantaran Jokowi tidak mendapat undangan.
"Hingga pagi hari ini kami belum menerima undangan untuk Bapak Joko Widodo menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila," kata Syarif melalui keterangan tertulis dilansir dari detikJateng, Senin (1/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan pantauan detikJateng, Jokowi sejak Senin pagi berada di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Solo. Jokowi melayani penduduk nan antre berpotret di libur panjang Waisak 2570 BE/2026.
Pada pukul 12.33 WIB, Jokowi nan mengenakan kemeja putih dan celana hitam terlihat meninggalkan kediamannya.
Syarif menjelaskan surat resmi maupun dalam corak komunikasi lainnya tak diterima Jokowi. Oleh lantaran itu, Jokowi tak ikut serta dalam rangkaian upacara Hari Lahir Pancasila di Jakarta hari ini.
"Tidak ada undangan baik berupa surat resmi maupun komunikasi lainnya," imbuhnya.
CNNIndonesia.com sudah menghubungi Wakil Kepala BPIP Rima Agristina untuk meminta konfirmasi atas perihal tersebut melalui pesan tertulis. Namun, belum diperoleh balasan.
Sementara itu, dikutip dari detik.com, Sekretaris Utama BPIP Tonny Agung Arifianto pada Jumat (29/5) mengatakan BPIP bakal mengundang Presiden dan Wakil Presiden RI periode sebelumnya untuk menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Jakarta.
"Ini bagian dari proses membangun gotong royong bersama, kolaboratif semuanya, semua Presiden maupun Wakil Presiden pastinya kita undang semuanya. Nanti tepatnya di hari Sabtu besok kepastian mengenai konfirmasi siapa saja nan datang kelak bakal kami sampaikan pada media semuanya ya," kata Tonny di kantornya, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (29/5).
(ryn/mik)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·