Jersi Nike Piala Dunia 2026 Jadi yang Termahal, Versi Pemain Tembus Rp 3,3 Juta

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Pemain Timnas Prancis Jules Kounde berebut bola dengan pemain Timnas Pantai Gading Seko Fofana pada pertandingan uji coba di Stade de la Beaujoire - Louis Fonteneau, Nantes, Prancis, Kamis (4/6/2026). Foto: Gonzalo Fuentes/REUTERS

Nike mematok nilai jersey replika alias ‘stadium version’ Piala Dunia 2026 untuk para suporter lebih mahal daripada pesaing lainnya.

Adapun kenaikan nilai terjadi cukup mencolok daripada tahun-tahun sebelumnya.

Dikutip dari The Guardian pada Jumat (12/6), perihal ini membikin suporter tim negara nan jersey tim nasionalnya didukung oleh Nike kudu merogoh kocek nan lebih dalam.

Saat ini, jersey replika dewasa beberapa negara seperti Inggris, Prancis, dan Brasil dibanderol dengan nilai 110 euro alias sekitar Rp 2.065.349 (dengan kurs Rp 20.653 per euro).

Sementara untuk jersey jenis resmi nan digunakan pemain di lapangan dijual dengan nilai 160 euro alias Rp 3.304.558.

Harga tersebut berada di atas dua pesaing besar Nike nan turut mendukung Piala Dunia 2026 seperti Adidas dan Puma. Adidas dan Puma sendiri mematok nilai jersey replika dewasa beberapa negara seperti Spanyol, Jerman dan Skotlandia nan didukung Adidas dan Portugal nan didukung Puma pada nilai 100 euro alias Rp 2.065.349.

Selain jersey replika dewasa, nilai jersey untuk anak Nike juga jadi nan termahal. Nike mematok nilai mencapai 85 euro alias Rp 1.755.456. Sedangkan Puma membandrol jersey anak pada nilai 80 euro alias Rp 1.652.279 dan Adidas lebih murah lagi pada 75 euro alias Rp 1.549.011.

23 Juta Jersey Diproyeksi, Harga Terus Naik

Pemain Timnas Meksiko Orbelin Pineda berebut bola dengan pemain Timnas Ekuador Willian Pacho pada pertandingan Grup B Copa America 2024 di State Farm Stadium, Glendale, Arizona, Amerika Serikat, Senin (1/7/2024). Foto: Chris CODUTO/AFP

Dr. Peter Rohlmann, analis nan konsentrasi diri pada industri merchandise sepak bola menyebut jersey replika merupakan upaya nan sangat besar. Ia memperkirakan antara 18 juta hingga 23 juta jersey bakal terjual selama Piala Dunia 2026 berlangsung.

Dari situ, Adidas, Nike, dan Puma diperkirakan bakal menguasai nyaris 80 persen dari total penjualan tersebut. Bahkan jika penjualan hanya mencapai pemisah bawah estimasi, nomor itu tetap melampaui 14,4 juta jersey nan terjual pada Piala Dunia Qatar 2022.

Menurut Rohlmann, selama lima jenis Piala Dunia terakhir, kenaikan nilai jersey replika juga terus terjadi. Pada 2010, nilai jersey replika rata-rata hanya 65 euro. Saat ini harganya mencapai 100 euro. Adapun pada Piala Dunia Qatar 2022 lalu, nilai rata-ratanya tetap ada pada 90 euro.

Adapun nilai bisa menjadi lebih mahal andaikan pembeli menambahkan nama dan nomor punggung. Beberapa jersey anak-anak juga mempunyai nilai berbeda tergantung ukurannya.

Terkait kenaikan harga, Nike menyatakan bahwa mereka terus menyeimbangkan kenaikan biaya bahan baku, manufaktur, dan logistik.

"Kami memahami bahwa setiap kenaikan nilai perlengkapan tim krusial bagi para fans dan kami tidak pernah menganggapnya remeh. Kami secara rutin meninjau biaya produk untuk memastikan kami tetap menghadirkan performa dan penemuan terbaik, sembari menyeimbangkan kenaikan biaya bahan baku, manufaktur, dan logistik,” tulis keterangan Nike.

Sementara itu, Adidas mengatakan bahwa nilai jersey mereka mencerminkan teknologi, pengembangan, dan material nan digunakan.

“Kami menawarkan jersey autentik dan replika pada beragam tingkat nilai serta terus berupaya meminimalkan akibat kenaikan biaya industri, termasuk meningkatnya biaya lisensi nan dibayarkan kepada klub dan federasi,” tulis Adidas.

instagram embed
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan