
PM Jepang Sanae Takaichi membubarkan parlemen bulan lampau untuk menggelar pemilu cepat.
TOKYO - Rakyat Jepang bakal menuju tempat pemungutan bunyi untuk pemilihan umum (pemilu) sigap guna memilih personil majelis rendah parlemen nan berpengaruh. Pemilu ini diperkirakan bakal memberikan kemenangan telak kepada kubu Perdana Menteri Sanae Takaichi, meskipun rekor curah salju di beberapa bagian negara dapat membikin banyak pemilih tetap di rumah.
Pemungutan bunyi dimulai pukul 7 pagi pada Minggu, (8/2/2026) untuk lebih dari 104 juta pemilih terdaftar. Pemungutan bunyi awal berjalan antara 28 Januari dan 7 Februari. Lebih dari 20 juta pemilih memberikan bunyi selama 10 hari tersebut, menurut Kyodo News.
Lebih dari 1.270 kandidat bersaing untuk 465 bangku di Dewan Perwakilan Rakyat, dalam pemilihan nan sangat krusial nan dapat mengubah lanskap politik Jepang saat ini.
Sebuah partai alias koalisi memerlukan setidaknya 233 bangku untuk memilih seorang perdana menteri.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·