Pemprov DKI Jakarta bakal memulai pembangunan Jembatan Donat Dukuh Atas pada 21 Juni 2026.(Dok. Antara)
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta dijadwalkan memulai pembangunan pedestrian deck alias nan terkenal disebut Jembatan Donat di area Dukuh Atas pada 21 Juni 2026. Proyek prasarana pejalan kaki berbentuk melingkar ini dirancang untuk mempermudah integrasi antarmoda transportasi di jantung ibu kota.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dijadwalkan memimpin langsung proses peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek nan berlokasi di atas persimpangan Jalan Jenderal Sudirman tersebut. Momentum ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-499 Kota Jakarta.
"Selain Rasuna Said, kelak pada hari nan sama kami juga bakal melakukan groundbreaking untuk pedestrian deck Dukuh Atas pada tanggal 21 itu," ujar Pramono Anung di area Kebayoran Baru, Kamis (18/6).
Pramono menjelaskan bahwa kehadiran Jembatan Donat diharapkan bisa meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat. Fasilitas ini bakal menghubungkan beragam titik jasa transportasi publik di area Dukuh Atas, sehingga pejalan kaki dapat beranjak moda dengan lebih kondusif dan nyaman.
Selain memulai pembangunan jembatan ikonik tersebut, Pemprov DKI Jakarta juga telah menyiapkan agenda besar lainnya pada hari nan sama. Agenda tersebut meliputi peresmian penataan ulang area Jalan Rasuna Said nan sekarang tampil dengan wajah baru.
Tak hanya konsentrasi pada prasarana fisik, Pemprov DKI juga bakal menggelar apel Gerakan Pilah Sampah sebagai bagian dari komitmen lingkungan berkelanjutan. Langkah ini merujuk pada Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2022.
"Sekaligus pada tanggal 21, kita juga bakal mengadakan aktivitas apel untuk pilah sampah. Sesuai dengan Ingub Nomor 5 Tahun 2022, pilah sampah sudah menjadi kebutuhan utama bagi Jakarta," tegas Pramono.
Proyek Jembatan Donat ini diprediksi bakal menjadi ikon baru Jakarta sekaligus solusi bagi kepadatan arus pejalan kaki di area transit tersibuk di Indonesia tersebut. (Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·