PT Angkasa Pura Bandara El Tari Kupang mulai melakukan persiapan jelang kepulangan jemaah haji.(Dok Bandara El Tari)
JEMAAH haji asal Nusa Tenggara Timur (NTT) dijadwalkan mulai tiba kembali di Kota Kupang pada 23 Juni 2026 setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Proses kepulangan ini direncanakan berjalan secara berjenjang hingga 25 Juni 2026 melalui Bandara Internasional El Tari Kupang.
Guna memastikan kelancaran proses kedatangan, PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional El Tari Kupang berbareng Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) NTT serta lembaga mengenai telah menggelar Rapat Koordinasi Teknis Rencana Operasi Kepulangan Jemaah Haji.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional El Tari Kupang, Teguh Darmawan Saiman, menjelaskan bahwa koordinasi ini merupakan langkah krusial untuk mematangkan persiapan akhir, termasuk pengecekan jalur pelayanan bagi para jemaah.
"Kami telah melaksanakan Rapat Koordinasi Teknis guna membahas persiapan akhir menjelang waktu kepulangan, disertai pengecekan berbareng rencana jalur pelayanan nanti," ujar Teguh di Kupang, Sabtu (20/6).
Skema Kepulangan dan Transit
Berdasarkan rencana operasi, jemaah haji asal NTT bakal diterbangkan dari Surabaya menuju Kupang. Setibanya di Bandara El Tari, bakal dilakukan pemisahan jalur perjalanan berasas domisili masing-masing jemaah.
Bagi jemaah nan berdomisili di luar Pulau Timor, pihak otoritas airport dan panitia bakal memfasilitasi penerbangan lanjutan menuju wilayah asal. Sementara itu, bagi jemaah nan berdomisili di Kota Kupang dan sekitarnya, bakal langsung diarahkan menuju Asrama Haji menggunakan transportasi nan telah disediakan.
Imbauan untuk Keluarga Penjemput:
Untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan di area bandara, Teguh mengimbau pihak family agar tidak melakukan penjemputan di Bandara El Tari. Keluarga diharapkan menunggu dan menjemput jemaah di Asrama Haji Kupang guna menghindari kepadatan arus lampau lintas dan penumpukan massa di terminal bandara.
Teguh menegaskan bahwa konsentrasi utama seluruh pemangku kepentingan tahun ini adalah aspek kenyamanan dan kecepatan pelayanan. Seluruh akomodasi di Bandara Internasional El Tari dipastikan siap melayani kepulangan tamu Allah tersebut dengan standar operasional nan ketat agar proses transisi dari pesawat hingga ke wilayah asal melangkah tanpa hambatan berarti.
Kepulangan jemaah haji ini menjadi momen nan dinantikan masyarakat NTT, mengingat Bandara El Tari merupakan pintu masuk utama bagi para jemaah sebelum kembali ke pelukan family di beragam kabupaten/kota di wilayah Nusa Tenggara Timur. (I-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·