Jelang Kunjungan Megawati, Hasto Temui Pimpinan Parpol-Diplomat Timor Leste

Sedang Trending 3 jam yang lalu
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto melanjutkan agenda diplomasi politik di Timor Leste. Foto: PDIP

Melakoni serangkaian kunjungan diplomatik, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menemui sejumlah ketua partai politik dan diplomat senior Timor Leste di Dili.

Rangkaian pertemuan itu dilakukan menjelang kunjungan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri ke negara tersebut pada Juli 2026 mendatang.

Megawati dijadwalkan menerima Grand Collar Order of Timor-Leste, penghargaan tertinggi nan diberikan Pemerintah Timor Leste kepada tokoh-tokoh nan dinilai mempunyai jasa besar bagi bangsa dan negara tersebut.

Hasto berbareng delegasi PDIP berjumpa secara terpisah dengan ketua Partai Fretilin, Partai Demokrat Timor Leste, Partai Pembebasan Rakyat (PLP), dan Partai KHUNTO, pada Kamis (4/6).

Sehari sebelumnya, delegasi PDIP juga telah melakukan pertemuan dengan Presiden Timor Leste José Ramos-Horta serta berbincang dengan ketua Partai CNRT.

Dalam kunjungannya, Hasto mengatakan dirinya mendapat sambutan hangat. Dalam setiap pertemuan, delegasi PDIP menerima pengalungan tais, kain tenun tradisional nan menjadi simbol penghormatan dalam budaya masyarakat Timor Leste.

Salah satu sambutan nan paling berkesan diterimanya saat berjamu ke instansi Partai KHUNTO.

“Di instansi Partai KHUNTO, kami disambut meriah dengan tari tarian dan yel-yel dari partai. Kami diberi pengalungan tais dan dihidangkan pinang sirih, sebagai tradisi untuk menyambut tamu. Ternyata banyak dari masyarakat nan datang nan menyatakan sebagai pengurus maupun simpatisan PDI Perjuangan,” jelas Hasto dalam keterangan tertulis, Jumat (5/6).

Menanggapi letak instansi Partai KHUNTO nan berada di area pinggiran, Hasto mengutip pesan Megawati mengenai posisi partai politik nan kudu dekat dengan rakyat.

“Kami merasakan jati diri kami di tengah-tengah simpatisan Partai Khunto” sebut Hasto.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto melanjutkan agenda diplomasi politik di Timor Leste. Foto: PDIP

“Kami senang dengan sambutan ini. Kiranya hubungan Indonesia dan Timor Leste semakin erat. Meski dulu punya sejarah kelam tapi bisa melakukan rekonsiliasi nan dikagumi dunia. Kini kedua negara menjadi tetangga dan sahabat baik,” tambahnya.

Ia mengatakan pertemuan dengan para ketua partai politik di Timor Leste berjalan secara terbuka dan konstruktif.

“Berbagai rumor dibahas, mulai dari penguatan demokrasi, kerja sama antarpartai politik hingga upaya mempererat hubungan antarmasyarakat kedua negara nan mempunyai kedekatan sejarah dan geografis,” ungkap Hasto.

Hasto juga mendapat cerita mengenai kesan masyarakat Timor Leste terhadap Megawati saat menghadiri proses restorasi kemerdekaan negara itu pada 2002.

Saat itu, Megawati nan menjabat Presiden RI menghadiri upacara restorasi kemerdekaan Timor Leste pada 20 Mei 2002. Kehadiran Megawati dinilai sebagai langkah krusial nan membantu mencairkan hubungan kedua negara setelah periode bentrok dan ketegangan politik.

Menurut Hasto, sejumlah tokoh di Timor Leste tetap mengingat kuat momen tersebut.

“Dalam pertemuan, kepada kami dijelaskan gimana sambutan terhadap Ibu Mega nan luar biasa, dimana rakyat antusias mengelu-elukan Ibu Mega di sepanjang jalan,” ujar Hasto.

“Ketika semua pemimpin bumi sudah hadir, termasuk George Bush. Ibu Mega datang terakhir, dijemput Xanana sendiri dengan pelukan hangat laksana saudara,” sambungnya.

Selain berjumpa ketua partai politik, Hasto juga melakukan kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Dili. Di sana, dia berbincang dengan Acting Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Dili, Banga Malewa.

Pertemuan tersebut membahas perkembangan hubungan bilateral Indonesia-Timor Leste sekaligus persiapan menjelang agenda kunjungan Megawati.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto melanjutkan agenda diplomasi politik di Timor Leste. Foto: PDIP

Hasto dan rombongan juga berjumpa dengan diplomat senior Timor Leste nan saat ini menjabat Duta Besar Timor Leste untuk Kamboja, Ermenegildo “Kupa” Lopes.

Kupa Lopes dikenal mempunyai hubungan dekat dengan Megawati dan selama ini menjadi salah satu tokoh nan aktif menjembatani hubungan antara Indonesia dan Timor Leste.

Adapun dalam kunjungan ke Timor Leste, Hasto didampingi Ketua DPP PDIP Bidang Organisasi Andreas Hugo Pareira, Kepala Badan Riset dan Analisis Kebijakan PDIP Andi Widjajanto, serta Direktur Luar Negeri PDIP Hanjaya Setiawan.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan