Feby Novalius
, Jurnalis-Minggu, 01 Februari 2026 |16:15 WIB

Jelang APEC 2026 (Foto: Okezone)
JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bekerja sama dengan South China Morning Post (SCMP) untuk menggelar China Conference: Southeast Asia 2026 pada 10 Februari 2026 di Jakarta. Konferensi ini mempertegas peran krusial negara ini dalam perekonomian regional dan global.
Acara ini juga bermaksud untuk memperluas kesempatan investasi dan memperdalam hubungan upaya antara Indonesia, Tiongkok, dan area Asia Tenggara.
Seiring dengan meningkatnya peran Tiongkok sebagai salah satu sumber utama investasi asing langsung ke Indonesia, nan mencapai lebih dari USD18 miliar pada 2025, nota kesepahaman nan ditandatangani oleh SCMP dan Kadin Indonesia mencerminkan komitmen berbareng untuk membangun kerjasama jangka panjang.
Penyelenggaraan konvensi ini merupakan salah satu hasil konkret dari kerja sama tersebut.
“Kami telah menyiapkan beragam agenda nan membahas isu-isu paling relevan saat ini, dengan menghadirkan pembicara dari beragam sektor, termasuk Indonesia sebagai tuan rumah, Tiongkok, dan area sekitarnya. Kami memperkirakan sekitar 500 peserta bakal hadir, dengan separuh di antaranya berasal dari luar Indonesia. Hal ini mencerminkan kuatnya minat dunia terhadap potensi nan ditawarkan Indonesia,” ujar Executive Managing Editor South China Morning Post, Zuraidah Ibrahim, Minggu (1/2/2026).
Mewakili Kadin Indonesia, Shinta Kamdani, Coordinating Vice Chairwoman for Human Development, Culture and Sustainable Development di Kadin Indonesia, Chairwoman APINDO, serta CEO Sintesa Group, memaparkan visi dan misi Kadin Indonesia, serta kesempatan nan muncul dari penguatan hubungan Indonesia–ASEAN dan Hong Kong–Tiongkok Raya. Ia juga mengungkapkan makna strategis kerjasama ini.
8 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·