Jakarta - Jasa gerobak mengais berkah di tengah banjir di Jalan Kembangan Raya, Kembangan Selatan, Jakarta Barat. Warga mendapat untung sampai ratusan ribu.
Salah satu operator gerobak berjulukan Agus mengaku puluhan kendaraan dan pejalan kaki memanfaatkan jasanya sejak beraksi pada pukul 07.00-10.30 WIB.
"Sekarang udah ada Rp 800 ribuan, dari tadi jam 07.00 WIB," kata Agus, dikutip Antara, di lokasi, Selasa (5/5/2026).
Agus mematok tarif Rp 20 ribu bagi motor alias penduduk nan mau dievakuasi ke area kering. Agus mengaku banjir nan kerap melanda area kolong Ring Road Puri Kembangan menjadi kesempatan baginya untuk mendulang rupiah.
"Kita awalnya kerja tiga orang. Sekarang sisa dua, satu nan narik di depan, satu sorong dari belakang. Jadi antar ke sana (Jalan Outer Ring Road arah Cengkareng). Satu motor Rp 20 ribu," kata Agus.
Dia mengatakan, di tempat tinggalnya, ialah RT 02 RW 01 Kembangan Selatan, ada lima gerobak nan kerap beroperasi.
"Biasanya nan keluar ada lima gerobak, tapi enggak tahu tadi nan lain ke mana. Itu lima gerobak dari RT 02 doang. Emang karakter unik penduduk Kembangan ini," kata Agus.
Agus dan rekannya menggunakan gerobak besi berukuran 50 x 100 sentimeter (cm). Ukuran gerobak itu cukup untuk satu sepeda motor ditambah satu pengendara.
Agus bekerja menavigasikan gerobak dari depan, sementara rekannya mendorong dari belakang. Di lokasi, tampak anak-anak sedang bermain, bergelantungan pada buntut kendaraan roda empat nan lewat menerobos banjir.
Pada pukul 11.00 WIB, arus lampau lintas dari Cengkareng menuju Kembangan maupun arah sebaliknya macet hingga padat merayap. Banjir setinggi 60 cm membikin sejumlah kendaraan tertahan di bawah kolong tol.
Motor nan nekat menerobos banjir berhujung mogok hingga menumpuk di pinggir Jalan Outer Ring Road arah Cengkareng. Kondisi itu membikin arus lampau lintas Jalan Kembangan Raya dan Jalan Outer Ring Road macet parah.
Saksikan Live DetikSore:
(idn/imk)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·