Hujan deras akibat Topan Mekkhala memicu banjir di Taiwan. Jalan dan permukiman terendam, sementara penduduk diminta waspada lantaran hujan diperkirakan berlanjut.
Seorang laki-laki menuntun sepeda motornya menerobos genangan banjir di Kaohsiung, Taiwan, Kamis (25/6/2026), setelah hujan lebat nan dipengaruhi oleh Topan Mekkhala mengguyur wilayah tersebut. Meski tidak diperkirakan mendarat langsung di Taiwan dan bergerak menuju Jepang, topan itu membawa curah hujan tinggi nan memicu banjir di sejumlah daerah, termasuk Taipei, Kaohsiung, dan Pingtung. (CTS via REUTERS TV/via REUTERS)
Banjir dilaporkan merendam jalan-jalan dan area permukiman di beberapa wilayah. Di Distrik Qishan, Kaohsiung, seorang pemilik toko mengatakan air mulai menggenangi area tersebut sekitar pukul 04.00 waktu setempat. Ketinggian air sempat surut saat hujan mereda, namun kembali meningkat ketika hujan deras turun lagi beberapa jam kemudian. (CTS via REUTERS TV/via REUTERS)
Kondisi serupa terjadi di Kabupaten Pingtung. Saluran drainase meluap saat hujan turun dengan intensitas tinggi, menyebabkan sejumlah ruas jalan terendam. Beberapa kendaraan dilaporkan terjebak di genangan air nan cukup dalam sehingga mengganggu aktivitas penduduk dan lampau lintas setempat. (Tangkapan Layar Video Reuters/CTS)
Pejabat Kecamatan Changjhih, Wu Liang-Ching, mengatakan volume hujan nan turun dalam waktu singkat terlalu besar sehingga sistem drainase tidak bisa menampung aliran air secara efektif. Akibatnya, air meluap dan menggenangi sejumlah jalan di wilayah tersebut. (Tangkapan Layar Video Reuters/CTS)
Hingga sekarang belum ada laporan korban jiwa maupun luka-luka akibat banjir tersebut. Namun otoritas cuaca Taiwan memperingatkan bahwa hujan diperkirakan tetap bakal bersambung setidaknya selama sepekan ke depan, sehingga penduduk diminta tetap waspada terhadap potensi banjir dan gangguan cuaca lainnya. (Tangkapan Layar Video Reuters/CTS)
source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·