Jangan Terkecoh! Info CPNS Bea Cukai 2026 yang Viral Ternyata Hoaks

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Jakarta -

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan meluruskan info nan beredar di media sosial mengenai pembukaan pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) Tahun 2026. Informasi tersebut dipastikan tiruan namalain hoaks.

Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai, Nirwala Dwi Heryanto mengatakan sampai saat ini pihaknya belum mengumumkan adanya pembukaan rekrutmen pegawai tahun 2026.

"Informasi mengenai pembukaan rekrutmen pegawai Bea Cukai Tahun 2026 nan beredar di sejumlah platform media sosial adalah tidak benar. Hingga saat ini, Bea Cukai belum merilis info resmi mengenai penerimaan pegawai," ujar Nirwala dalam keterangan tertulis, Rabu (3/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, beredar unggahan video di media sosial TikTok nan menyatakan bahwa pendaftaran CPNS Bea Cukai Tahun 2026 telah resmi dibuka untuk lulusan SMA/SMK, D3 dan S1 dengan penempatan di seluruh Indonesia. Unggahan tersebut juga mengarahkan masyarakat untuk mengakses tautan tertentu guna melakukan pendaftaran.

Nirwala menegaskan seluruh info resmi mengenai rekrutmen CPNS di lingkungan Kementerian Keuangan termasuk Bea Cukai hanya bakal diumumkan melalui kanal resmi pemerintah, antara lain website rekrutmen Kementerian Keuangan (rekrutmen.kemenkeu.go.id), portal SSC ASN Badan Kepegawaian Negara (sscasn.bkn.go.id), serta media sosial resmi Kementerian Keuangan dan Bea Cukai.

Pencatutan nama Bea Cukai dalam beragam info tiruan disebut tidak hanya berpotensi merugikan masyarakat, tetapi juga bisa merusak kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintah.

Selain itu, masyarakat berisiko menjadi korban penyalahgunaan info pribadi andaikan mengakses tautan nan tidak resmi dan mengisi info nan diminta oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Nirwala mengimbau masyarakat agar tidak mengakses tautan pendaftaran nan bukan berasal dari situs resmi pemerintah dan memberikan info pribadi kepada pihak nan tidak jelas identitasnya. Apabila menemukan info nan meragukan mengenai rekrutmen pegawai Bea Cukai, masyarakat dapat melakukan verifikasi melalui kanal komunikasi resmi Bea Cukai alias Kementerian Keuangan.

"Kami juga membujuk masyarakat untuk berkedudukan aktif dalam memutus penyebaran hoaks dengan tidak menyebarluaskan info nan belum terverifikasi. Dengan meningkatkan literasi digital dan kehati-hatian dalam menerima informasi, masyarakat dapat terhindar dari beragam modus penipuan nan mengatasnamakan lembaga pemerintah," pungkas Nirwala.

(aid/fdl)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance