Jangan Takut Karbohidrat! Ini Jenis Karbo Terbaik untuk Penderita Penyakit Jantung

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Jangan Takut Karbohidrat! Ini Jenis Karbo Terbaik untuk Penderita Penyakit Jantung Ilustrasi(Magnific)

SELAMA bertahun-tahun, karbohidrat sering kali mendapat reputasi jelek dalam bumi diet dan kesehatan. Banyak orang, terutama mereka nan didiagnosis menderita penyakit jantung, langsung memangkas alias apalagi menghindari karbohidrat sama sekali. Mereka cemas unsur gizi ini bakal memicu lonjakan berat badan, gula darah, hingga memperburuk kondisi kardiovaskular.

Namun, para master kardiologi dan nutrisi menegaskan bahwa tidak semua karbohidrat diciptakan sama. Menghindari seluruh jenis karbohidrat justru bisa menghilangkan asupan krusial nan dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan jantung. Kuncinya bukan menjauhi karbohidrat, melainkan memilih jenis karbohidrat nan tepat.

Karbohidrat Kompleks: Sahabat Terbaik Jantung Anda

Jenis karbohidrat nan sangat direkomendasikan untuk penderita penyakit jantung adalah karbohidrat kompleks nan kaya bakal serat, vitamin, dan mineral. Berbeda dengan karbohidrat rafinasi alias karbohidrat sederhana (seperti roti putih, kue, dan minuman manis) nan sigap dicerna dan memicu lonjakan gula darah, karbohidrat kompleks dicerna secara lambat oleh tubuh.

Proses pencernaan nan lambat ini memberikan aliran daya nan stabil dan mencegah lonjakan insulin. Lebih krusial lagi, kandungan serat larut di dalam karbohidrat kompleks mempunyai keahlian luar biasa untuk mengikat kolesterol jahat (LDL) di dalam sistem pencernaan dan membuangnya keluar dari tubuh sebelum sempat diserap ke dalam aliran darah.

Pilihan Karbohidrat Sehat Penurun Risiko

Ada beberapa sumber karbohidrat kompleks berbobot tinggi nan sangat disarankan untuk dimasukkan ke dalam menu makanan harian Anda:

  • Oat dan Gandum Utuh: Oatmeal merupakan salah satu makanan terbaik untuk jantung. Kandungan serat larut berjulukan beta-glucan di dalamnya terbukti secara klinis bisa membantu menurunkan kadar kolesterol total dan LDL. Selain oat, beras merah, quinoa, dan roti gandum utuh juga menjadi pilihan nan sangat baik.
  • Kacang-kacangan dan Polong-polongan: Lentil, kacang hitam, kacang merah, dan buncis adalah sumber karbohidrat nan juga kaya bakal protein nabati. Makanan ini membantu menjaga tekanan darah tetap stabil dan menurunkan akibat stroke.
  • Buah dan Sayuran: Buah-buahan seperti beri, apel, dan pir, serta sayuran berdaun hijau alias sayuran berpati (seperti ubi jalar) menyediakan karbohidrat nan dikemas berbareng antioksidan kuat. Antioksidan ini berfaedah melawan peradangan di dalam pembuluh darah.

Mengingat pentingnya pola makan nan seimbang, penderita penyakit jantung disarankan untuk berfokus pada kualitas makanan secara keseluruhan daripada sekadar menghitung gram karbohidrat. Mengadopsi pola makan ramah jantung, seperti Diet Mediterania nan kaya bakal gandum utuh, lemak sehat, dan serat, terbukti menjadi salah satu langkah preventif terbaik untuk menjaga kesehatan jangka panjang. (EAting Well/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia