Ilustrasi(Magnific)
KEBIASAAN memberikan susu menggunakan botol sebelum bayi tidur mungkin sudah menjadi rutinitas bagi sebagian orangtua. Cara ini kerap dianggap bisa membikin bayi lebih tenang hingga akhirnya terlelap. Namun, jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan tersebut rupanya dapat meningkatkan akibat kerusakan gigi pada bayi.
Kondisi nan dikenal sebagai baby bottle tooth decay alias kerusakan gigi akibat botol susu merupakan salah satu corak karies pada bayi dan anak usia dini. Dilansir dari Kids Dental Online masalah ini paling sering menyerang gigi bagian depan atas dan bawah, meski gigi lainnya juga dapat mengalami kerusakan.
Gula nan Menempel Picu Kerusakan Gigi
Berdasarkan quote dari Kids Dental Online, salah satu penyebab utama kerusakan gigi pada bayi adalah paparan minuman nan mengandung gula secara terus-menerus. Ketika bayi tertidur sembari mengisap botol berisi susu alias jus, gula dari cairan tersebut dapat memperkuat dan melapisi permukaan gigi dalam waktu lama.
Kondisi serupa juga dapat terjadi ketika botol digunakan sebagai pengganti empeng untuk menenangkan bayi. Selain susu dan jus, konsumsi makanan manis serta minuman berpemanis secara berlebihan turut meningkatkan akibat munculnya karies.
Kenali Tanda Kerusakan Sejak Dini
Kerusakan gigi akibat kebiasaan menggunakan botol tidak selalu langsung terlihat sebagai lubang. Tanda awalnya dapat berupa munculnya bercak putih, gelap, alias cokelat nan tidak biasa pada permukaan gigi.
Gigi bayi juga dapat menjadi lebih sensitif. Jika tidak ditangani, kerusakan dapat berkembang hingga menyebabkan rasa sakit dan infeksi.
Kerusakan parahnya menyebabkan gigi susu tanggal terlalu sigap berpotensi mengganggu proses makan dan bicara. Kondisi tersebut juga dapat memengaruhi pertumbuhan gigi permanen sehingga tumbuh berjejal alias tidak sejajar.
Cara Mencegahnya
Untuk mengurangi risikonya, orangtua dianjurkan tidak membiarkan bayi tidur dengan botol berisi susu alias jus. Jika botol tetap diperlukan saat bakal tidur, Kids Dental Online menyarankan mengisinya dengan air.
Orangtua juga dapat mulai mengenalkan penggunaan cangkir sekitar usia enam bulan dan membiasakan bayi beranjak dari botol pada usia 12-14 bulan. Selain itu, gusi bayi dapat dibersihkan setelah menyusu menggunakan kain bersih nan lembap alias kain kasa.
Langkah sederhana tersebut krusial dilakukan sejak awal agar kesehatan gigi susu tetap terjaga dan tidak mengganggu perkembangan gigi anak di kemudian hari. (Kids Dental Online/Z-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·