Penanganan perkara korupsi tetap melangkah usai Jampidsus mundur.
, JAKARTA, – Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Rudi Margono memastikan penanganan perkara tindak pidana korupsi di Kejaksaan Agung tidak bakal terhambat. Kepastian ini disampaikan menyusul pengunduran diri Febrie Adriansyah dari kedudukan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).
Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin telah menunjuk Rudi Margono sebagai pelaksana tugas (Plt) Jampidsus terhitung mulai Sabtu. Rudi mengaku baru menerima berita penunjukan dirinya pada Sabtu awal hari.
Dalam konvensi pers di Kejaksaan Agung, Sabtu, Rudi menyatakan bakal segera mengumpulkan seluruh interogator Pidsus dan Sekretaris Jaksa Agung Muda (Ses Jam). Langkah ini diambil untuk memverifikasi dan memprioritaskan perkara-perkara nan kudu segera diselesaikan.
"Nanti kami kumpulkan teman-teman di Pidsus, Pak Ses Jam ada juga. Kami verifikasi mana-mana (perkara) nan prioritas diselesaikan dulu," ujar Rudi.
Prioritas Penyelesaian Perkara
Rudi menegaskan bahwa seluruh tugas penegakan norma nan sudah melangkah di Pidsus bakal terus dilanjutkan. Prioritas utama saat ini adalah penyelesaian perkara nan menyeret eks Jampidsus, nan baru saja dilimpahkan oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri.
"Utamanya kasus nan dugaan ini (eks Jampidsus-red). Kemudian nan lebih krusial adalah asset recovery dalam penanganan tindak pidana korupsi," ujarnya.
Saat ini, Jampidsus Kejaksaan Agung diketahui tengah menangani sejumlah perkara dugaan tindak pidana korupsi besar. Beberapa di antaranya adalah kasus tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2025-2026 serta tata kelola pertambangan mineral nonlogam nan dilakukan PT Putraprima Mineral Mandiri (PMM) periode 2018-2019.
Rudi memandang penunjukkannya sebagai Plt Jampidsus sebagai sebuah amanah. "Yang jelas kami ditunjuk, amanah dari Tuhan melalui Jaksa Agung untuk melaksanakan tugas-tugas teknis manajerial di Jampidsus," katanya. Rudi nan tetap berstatus Jamwas ini juga dikenal aktif sebagai penulis kitab literasi tentang hukum.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·