Jalan Rusak dan Tergenang Terus di Pesanggrahan, Rano: Pasti Akan Kami Perbaiki

Sedang Trending 3 jam yang lalu
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno di Taman Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/6)/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal menindaklanjuti kondisi Jalan H. Mochtar Raya di area Pesanggrahan, Jakarta Selatan, nan disebut mengalami kerusakan dan kerap tergenang air.

Jalan tersebut berada di area perbatasan Joglo, Jakarta Barat, dan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, serta berbatasan dengan wilayah Kota Tangerang.

Beredar video di media sosial nan memperlihatkan genangan air di ruas jalan tersebut. Dalam video itu, disebutkan bahwa genangan di letak tersebut terjadi berulang kali. Kondisi jalan nan berlubang juga disebut kerap menyebabkan pengendara terjatuh saat melintas.

Menanggapi perihal tersebut, Rano mengatakan bakal terlebih dulu melakukan pengecekan. Ia memastikan Pemprov DKI bakal melakukan perbaikan.

“Nanti bakal saya cek. Berikan info nan jeli kepada kami. Pasti bakal kami perbaiki. Saluran di wilayah Depok saja nan ambles kami perbaiki,” ungkap Rano di Taman Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/6).

Menurut Rano, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus melakukan perbaikan terhadap beragam persoalan prasarana di sejumlah wilayah. Namun, luasnya Jakarta membikin proses perbaikan tidak bisa dilakukan secara bersamaan.

“Tentu dengan area nan luas seperti ini, kami tidak bisa memperbaikinya sekaligus satu per satu,” tuturnya.

Rano juga menanggapi mengenai genangan di letak tersebut sempat ditangani melalui penyedotan air sekitar sepekan lalu, namun kembali muncul.

Rano menilai kondisi tersebut memungkinkan terjadi lantaran sejumlah persoalan.

“Mungkin saja terjadi. Karena tadi saya juga mendapat info bahwa ada satu wilayah nan mengalami ambles lagi,” ujarnya.

Rano kemudian menyinggung potensi munculnya sinkhole alias amblesan tanah di Jakarta akibat usia jaringan saluran air nan sudah cukup tua.

“Oleh lantaran itu, waktu di Lenteng Agung saya sudah menyampaikan bahwa di Jakarta sangat mungkin terjadi sinkhole lantaran saluran air kita sudah cukup tua, usianya nyaris 30 sampai 40 tahun,” kata dia.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan