Jakarta -
Jaksa Agung ST Burhanuddin menerbitkan 'Tujuh Perintah Harian Jaksa Agung' bagi jejeran Korps Adhyaksa. Instruksi ini disampaikan dalam upacara peringatan Hari Lahir ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia.
Upacara digelar secara di Lapangan Upacara Badan Diklat Kejaksaan RI, Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2026). Dalam amanatnya, Burhanuddin menegaskan bahwa perintah harian ini bukan sekadar urusan administrasi.
"Saya bakal menyampaikan Tujuh Perintah Harian Jaksa Agung nan bukanlah sekadar petunjuk administratif, melainkan pedoman moral dan ahli nan hendaknya kita hayati dan kita amalkan dalam setiap langkah pengabdian," kata Burhanuddin dalam amanatnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tema Hari Lahir Kejaksaan tahun ini adalah 'Mengembalikan Kepercayaan Publik Melalui Penegakan Hukum Berintegritas, Adil, dan Humanis'. Burhanuddin menekankan bahwa tujuh poin tersebut merupakan tindak lanjut untuk memulihkan kepercayaan masyarakat.
Melalui tema itu, dia membujuk jajarannya menjadikan peringatan Harlah ke-81 ini sebagai titik kembali untuk memperbaharui semangat pengabdian. Dia mengingatkan bahwa jaksa adalah ujung tombak kedaulatan norma di Indonesia.
"Kita adalah ujung tombak penegakan norma dan kita juga adalah pengawal kedaulatan hukum. Teruslah bekerja dengan penuh semangat, teruslah menjaga integritas, teruslah berjuang untuk mewujudkan keadilan di negara ini," tuturnya.
Pada kesempatan itu, Burhanuddin mengakui bahwa perjalanan Kejaksaan selama ini tidak selalu mulus. Burhanuddin menyebut lembaga nan dipimpinnya acapkali diuji oleh tantangan, baik dari internal maupun eksternal, nan terkadang membikin Korps Adhyaksa terpuruk.
Namun, dia menyatakan bahwa keterpurukan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.
"Terus bergerak, teguh dalam integritas, setara dalam penegakan hukum, dan setia mengabdi untuk negeri. Badai pasti berlalu," pungkas Burhanuddin.
Berikut Tujuh Perintah Harian Jaksa Agung:
1. Terapkan nilai-nilai ketuhanan dalam setiap penyelenggaraan tugas dan pengambilan keputusan
2. Kembalikan kehormatan dan marwah Kejaksaan sebagai lembaga penegak norma nan memberikan faedah serta keadilan bagi masyarakat
3. Dukung Asta Cita serta sukseskan program prioritas maupun direktif Presiden sesuai tugas dan kegunaan Kejaksaan demi mewujudkan Indonesia nan berdaulat, adil, dan makmur
4. Gunakan hati nurani dalam melaksanakan tugas dan kegunaan Kejaksaan secara ahli dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran dan keadilan
5. Bangun sinergi nan selaras dan wujudkan kerjasama nan produktif antara kementerian, lembaga, dan seluruh pemangku kepentingan
6. Junjung tinggi kesederhanaan dalam bekerja dan bersosialisasi dalam kehidupan sehari-hari sebagai gambaran integritas dan keteladanan insan Adhyaksa
7. Tingkatkan kepekaan terhadap dinamika masyarakat dan perkembangan norma dengan sigap dan tepat dalam bertindak menghadapi perubahan situasi.
(ond/whn)
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·