ilustrasi pesawat Italia.(Antara)
MENTERI Pertahanan Italia Guido Crosetto mengatakan pada Jumat (18/9) bahwa sebuah pesawat Italia terkena serangan dalam rangkaian serangan terhadap pangkalan udara di Arab Saudi.
Crosetto mengatakan dirinya mengikuti perkembangan situasi di Pangkalan Udara Ta'if, Arab Saudi, nan menjadi sasaran beberapa serangan dan terdapat personel Italia di sana sebagai bagian dari Operasi Inherent Resolve, menurut instansi buletin ANSA. Dia menegaskan bahwa tidak ada personel militer Italia nan terlibat dalam serangan tersebut.
“Selama serangan, sebuah pesawat F-2000 Italia terkena serangan. Pesawat itu berada di dalam pangkalan, di area terpencil. Tidak ada kerusakan lain pada kendaraan alias prasarana nan digunakan oleh personel kami,” kata Crosetto.
Dia mengatakan telah meminta penilaian lebih lanjut mengenai situasi nan terus berkembang, kondisi personel Italia, serta kemungkinan opsi operasional. Crosetto menambahkan bahwa dirinya telah mendapat kepastian bahwa seluruh langkah keamanan untuk melindungi personel militer telah diterapkan sejak beberapa waktu lalu.
“Situasi ini dipantau dengan perhatian penuh, dengan tujuan memastikan perlindungan sepenuhnya terhadap personel kami dan menjalankan tugas dengan tanggung jawab nan diperlukan,” ujarnya.
Arab Saudi telah menghadapi serangkaian serangan rudal dan drone dalam beberapa hari terakhir nan dikaitkan dengan golongan Houthi, di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan.
Pertempuran antara pasukan pemerintah Yaman dan Houthi juga meningkat sejak awal Juli. Bentrok nan kembali terjadi tersebut mengakhiri periode relatif tenang nan sebagian besar berjalan sejak gencatan senjata nan dimediasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mulai bertindak pada April 2022. (Ant/P-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·