Istri Jurnalis Hilang Kontak Minta Pencarian di Pulau Sertung

Sedang Trending 44 menit yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Desi, istri dari pewarta foto ANTARA M Bagus Khoirunnas, salah satu korban dari rombongan jurnalis nan lenyap kontak di Selat Sunda, mengaku sempat mendapat info bahwa rombongan suaminya berencana ke Pulau Sertung.

Ia pun meminta adanya pencarian di Pulau Sertung.

Pulau Sertung terletak di sebelah barat Pulau Anak Krakatau. Pulau ini termasuk ke dalam perairan Selat Sunda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya dapat info dari nan mengarahkan dia, untuk nan mengasih info bahwa adanya kapal nan bisa menyeberang, itu kan dia nanya 'bisa enggak berakhir di Sertung, turun di Sertung bisa enggak'. Saya dari info itu sih nan feeling saya nan kudu dicari itu ya ke Sertung itu," ujar Desi di Pandeglang, Banten, Rabu (9/9) malam.

Hal ini dia sampaikan di hadapan Gubernur Banten Andra Soni, Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad, sejumlah petugas lainnya, dan wartawan.

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad menyebut bakal mempertimbangkan info tersebut lantaran lokasinya nan dekat dengan titik erupsi. Tim, kata Al Amrad, juga perlu memerhatikan keamanan.

"Kami tidak berani juga terlalu merapat ke situ dan lantaran info dari rekan kami di lapangan menyatakan bahwa memang pada saat itu tetap erupsi. Nah, dan itu kan sudah ada memang peringatan nan tidak bisa kita ini, Pak. Paling tidak safety juga nan kudu kita pikirkan jadi seperti itu,"

Sebelumnya, speed boat nan membawa lim wartawan nan hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau dilaporkan lenyap kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Berdasarkan info awal, rombongan bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB.

Salah satu wartawan sempat mengirimkan titik letak terakhir sekitar pukul 14.42 WIB. Namun, komunikasi dengan rombongan kemudian terputus sekitar pukul 15.04 WIB.

Sejak saat itu, keberadaan mereka belum diketahui. Tim SAR kemudian melakukan pencarian berasas titik komunikasi dan letak terakhir nan diketahui.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten selaku SAR Mission Coordinator Al Amrad menyampaikan bahwa delapan orang nan berada di dalam speed boat terdiri dari dua awak kapal, seorang pemandu alias guide, serta lima jurnalis.

Untuk awak kapal dalam speedboat itu adalah Warta (55) selaku kapten kapal; Surakman (60) selaku anak buah kapal (ABK), dan Heriyanto (49) selaku guide.

Sementara untuk lima wartawan nan ada di dalam speed boat itu ialah pewarta foto LKBN ANTARA M Bagus Khoirunnas, Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu) serta Donal (pewarta lepas/freelance).

(mou/isn)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional