Ilustrasi.(Antara Foto)
PEMERINTAH belum mengambil sikap resmi mengenai hasil investigasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atas tewasnya prajurit TNI dalam misi perdamaian nan tergabung dalam UNIFIL di Libanon, termasuk opsi penarikan pasukan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan hingga sekarang laporan resmi belum diterima pemerintah.
"Belum, kita belum terima laporan, kita konsentrasi (untuk kegiatan) hari ini," ujarnya di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4).
Meski demikian, pemerintah memastikan pertimbangan terhadap pengiriman pasukan perdamaian tetap berjalan. Proses ini dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian, termasuk Kementerian Luar Negeri dan perwakilan Indonesia di PBB.
Menurut Prasetyo, langkah diplomasi nan disampaikan Menteri Luar Negeri menjadi bagian dari pertimbangan menyeluruh atas keterlibatan Indonesia dalam misi perdamaian internasional.
"Pasti. Makanya apa nan disampaikan Pak Menlu, itu juga bagian dari proses evaluasi. Apa nan kita minta untuk disampaikan perwakilan kita di PBB juga itu bagian dari evaluasi," terang Prasetyo.
Mengenai penarikan pasukan dari wilayah konflik, pemerintah belum mengambil keputusan. Prasetyo menegaskan semua opsi tetap terbuka, namun bakal ditentukan setelah hasil investigasi diterima dan dikaji secara komprehensif.
"Ya kita lihat dulu hasilnya," pungkasnya. (H-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·