Media resmi Lebanon melaporkan serangan Israel meluas di seluruh wilayah selatan negara itu, Minggu (12/4). Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan sedikitnya lima orang tewas dalam serangan terbaru.
Israel mengatakan gencatan senjata di Timur Tengah tidak bertindak untuk pertempurannya dengan golongan Hizbullah nan didukung Iran, sehingga terus melanjutkan serangannya ke negara itu.
Kantor Berita Nasional (NNA) nan dikelola negara melaporkan serangan Israel terjadi di sekitar 30 letak di selatan Lebanon. Kemudian, ada serangan tambahan di wilayah Bekaa Barat.
Dikutip dari AFP, Kementerian Kesehatan mengatakan serangan Israel di Qana menewaskan lima orang, termasuk tiga wanita, dan melukai 25 orang lainnya. NNA mengatakan serangan itu menargetkan rumah dan infrastruktur.
Fotografer AFP di kota selatan itu memandang kehancuran besar imbas serangan Israel. Setelahnya, ekskavator bekerja untuk membersihkan puing-puing dan petugas pertolongan pertama membawa jenazah keluar dari bawah reruntuhan.
Kementerian Kesehatan meningkatkan jumlah korban jiwa di Lebanon menjadi 2.055 orang, termasuk 165 anak-anak dan 87 petugas kesehatan, sejak perang meletus pada 2 Maret.
Paus Leo XIV, nan mengunjungi Lebanon akhir tahun lalu, menyatakan kedekatannya dengan rakyat Lebanon pada hari Minggu dan mengatakan ada tanggungjawab moral untuk melindungi masyarakat sipil dari akibat mengerikan perang.
Di Bazuriyeh, Lebanon selatan, Hassan Berro, seorang petugas penyelamat dari asosiasi Risala Scout mengatakan: "Pusat darurat kami terkena serangan dan hancur total, beserta seluruh isinya, termasuk tempat tidur dan peralatan medis."
Imbas serangan itu, jendela-jendela pecah dan puing-puing menutupi beberapa tempat tidur rumah sakit di gedung tersebut, di mana tembok dan langit-langit juga rusak.
Hezbollah mengatakan telah melancarkan serangan terhadap sasaran Israel di seberang perbatasan dan di dalam Lebanon, termasuk terhadap pasukan di kota Bint Jbeil di selatan, tempat NNA melaporkan pertempuran sengit.
Tentara Israel pada hari Minggu menuduh Hezbollah menggunakan kompleks rumah sakit di kota tersebut untuk tujuan militer.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·