Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

loading...

Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun. Foto/ Viet

BEIJING - Sebuah batu altar besar nan ditemukan di reruntuhan istana Israel antik mungkin memberikan bukti lebih lanjut bahwa reformasi keagamaan nan dipimpin oleh Raja Hizkia pada abad ke-8 SM betul-betul terjadi seperti nan dijelaskan dalam Alkitab.

Penelitian baru oleh Profesor Avraham Faust dari Universitas Bar-Ilan, nan diterbitkan dalam Jerusalem Journal of Archaeology pada tahun 2026, berfokus pada artefak tertentu nan ditemukan di Tel 'Eton, di dataran Yudea di Israel selatan.

Batu tersebut, dengan tinggi sekitar 1,4 meter dan berat nyaris 750 kg, ditemukan terbelah menjadi dua bagian dengan lekukan nan sama.

Menurut para arkeolog, ini kemungkinan besar adalah "massebah"—sejenis batu tegak nan sering digunakan dalam upacara keagamaan di Timur Dekat kuno.

Profesor Faust menyatakan: “Massebah adalah simbol keagamaan nan sangat umum dari era prasejarah hingga periode sejarah selanjutnya. Simbol ini muncul dalam temuan arkeologis dan teks-teks kuno, termasuk Alkitab.”

Yang membikin penemuan ini spesial adalah lokasinya. Batu itu ditemukan di dalam ruangan terbesar sebuah rumah bergaya Israel antik nan berasal dari abad ke-10 SM. Saat ditemukan, batu itu tidak lagi dalam posisi tegak tetapi telah digunakan kembali sebagai bagian dari dasar di ruangan tersebut.

Menurut para peneliti, perihal ini menunjukkan bahwa blok batu tersebut dipindahkan sebelum rumah itu dihancurkan oleh tentara Asyur pada akhir abad ke-8 SM.

Selengkapnya
Sumber Tekno Sindonews
Tekno Sindonews