Iran Resmi Tutup Selat Hormuz setelah Serangan Terbaru AS

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Iran Resmi Tutup Selat Hormuz setelah Serangan Terbaru AS Foto dari satelit 2026 Planet Labs PBC 2 Maret 2026, ledakan terjadi di Bandar Abbas dekat Selat Hormuz( 2026 Planet Labs PBC / AFP)

IRAN telah mengumumkan menutup total Selat Hormuz. Mereka juga memperingatkan setiap kapal nan mencoba melintasi jalur perairan strategis tersebut bakal diserang. Demikian disampaikan media setempat, Kamis (11/6).

Menurut instansi buletin Mehr Iran, komando militer campuran tertinggi negara itu memerintahkan penutupan Selat Hormuz bagi seluruh lampau lintas kapal, termasuk kapal komersial dan kapal tanker minyak. Laporan tersebut menyebut bahwa setiap kapal nan mencoba melintas bakal dianggap sebagai sasaran.

Kantor buletin Tasnim kemudian melaporkan bahwa komando militer Khatam al-Anbiya Iran menyatakan bahwa “Setiap lampau lintas kapal melalui Selat Hormuz bakal menjadi sasaran”, menambahkan bahwa selat tersebut sekarang sepenuhnya ditutup bagi semua jenis kapal.

Keputusan tersebut terjadi setelah Amerika Serikat melancarkan serangkaian operasi militer baru terhadap Iran pada Rabu (10/6).

Serangan AS ke Iran semakin memperparah bentrok nan telah berjalan selama lebih dari tiga bulan. Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan bahwa pasukan AS memulai apa nan mereka sebut sebagai “serangan pertahanan diri tambahan” pada pukul 17.15 waktu Washington, setara dengan 21.15 GMT. 

Ledakan di Iran

Wilayah Iran selatan menjadi sasaran rangkaian serangan terbaru Amerika Serikat, dengan dentuman dan serangan udara dilaporkan terjadi di sana pada Kamis awal hari. 

Menurut televisi nasional Iran, lima proyektil musuh ialah milik AS menghantam sebuah letak di area Kargan di Kota Minab, Iran selatan. Ledakan juga terdengar di Bandar Abbas, sementara media Iran melaporkan dentuman dan sistem pertahanan udara aktif di wilayah Jask, Qeshm, dan Sirik di Provinsi Hormozgan.

Saat berbincang kepada wartawan, Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan bakal ada tindakan militer tambahan. “Kami telah menyerang mereka dengan keras kemarin. Kami bakal menyerang mereka lagi dengan keras hari ini,” katanya. Trump juga menyatakan, “Kami nyaris mencapai kesepakatan, tetapi mereka terus menunda-nunda,” sembari menuduh para negosiator Iran mempermainkannya.
(Ant/H-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia