Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat ke level 6.058-6.178 pada pembukaan perdagangan Senin (15/6). Sebelumnya, pada Jumat (12/6), IHSG ditutup naik 121 poin (2,07 persen) ke level 6.007,656.
“Pergerakan IHSG diperkirakan tetap dapat menguat setelah membentuk pola upward bar. Di sisi lain, parameter Stochastics K_D dan RSI menunjukkan sinyal positif, didukung kenaikan volume,” kata Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia M. Nafan Aji Gusta, dalam keterangannya, Senin (15/6).
Pelaku pasar merespons positif kesempatan tercapainya kesepakatan tenteram antara AS dan Iran nan berpotensi membuka kembali Selat Hormuz. “Normalisasi ini diharapkan dapat meredam lonjakan nilai minyak mentah bumi dan meredakan akibat inflasi global,” kata dia.
Meski demikian, menurutnya, pekan ini merupakan pekan perdagangan pendek mengingat BEI bakal memasuki masa libur pada Selasa (16/6) dalam rangka memperingati 1 Muharam 1448 H.
Investor condong berhati-hati mengantisipasi rilis info makro krusial akhir pekan, terutama hasil pertemuan FOMC The Fed mengenai Keputusan Fed Rate maupun FOMC Economic Projections, maupun RDG BI dalam rangka pengumuman BI Rate, apalagi ditambah kemungkinan sikap BI nan tetap hawkish.
“Di sisi lain, para pelaku pasar juga mulai tertuju pada agenda review pengelompokkan pasar saham Indonesia oleh MSCI nan dijadwalkan pada 23 Juni 2026,” tutur Nafan.
Saham-saham nan dapat direkomendasikan Miras Sekuritas pada Senin (15/6) meliputi ANTM, NCKL, dan TPIA.
Menurut MNC Sekuritas, IHSG pada Senin (15/6) diproyeksi bervariasi. Bisa melemah ke level 5.962-6.021, dan menguat pada rentang 6.106-6.140.
“IHSG tetap berkesempatan menguat untuk menguji area 6,106-6,140 sekaligus MA20-nya, namun demikian tetap cermati bakal adanya koreksi dari IHSG ke level area 5.962-6.021,” tulis MNC Sekuritas, dalam keterangannya, Senin (15/6).
Saham-saham nan direkomendasikan MNC Sekuritas pada Senin (15/6) meliputi HMSP, INDY, NCKL, dan UNVR.
Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan rayuan untuk membeli, menahan, alias menjual suatu produk investasi tertentu.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·