Investasi Jaringan XLSMART Naik Jadi Rp 20 T, Fokus Perluas 5G hingga Pelosok

Sedang Trending 44 menit yang lalu
Logo XLSmart, operator seluler baru hasil merger XL Axiata dan Smartfren. Foto: Muhammad Fikrie/kumparan

XLSmart meningkatkan pedoman capitalized capex 2026 dari Rp 15 triliun menjadi Rp 20 triliun. Tambahan investasi ini bakal digunakan untuk memperkuat prasarana jaringan, memperluas jasa 5G, serta mengoptimalkan pemanfaatan spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz di Indonesia.

XLSmart menargetkan investasi tersebut ikut menopang pengoperasian lebih dari 265 ribu BTS. Pembangunan jaringan tidak hanya diarahkan ke wilayah dengan pertumbuhan trafik info nan tinggi, tetapi juga area nan tetap memerlukan peningkatan kualitas konektivitas.

Langkah ini diambil seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap jasa digital. Pertumbuhan penggunaan kepintaran artifisial (AI), cloud, dan beragam jasa digital membikin konektivitas nan sigap dan stabil semakin dibutuhkan.

Direktur dan Chief Regulatory Officer XLSmart, Merza Fachys, mengatakan pembangunan prasarana digital kudu memberikan faedah nan nyata bagi masyarakat.

“Pembangunan prasarana digital kudu memberikan faedah nyata bagi Indonesia. Karena itu, kami memperkuat jaringan secara berjenjang dan berasas kebutuhan setiap wilayah, baik di area dengan pertumbuhan trafik tinggi maupun wilayah nan tetap memerlukan konektivitas lebih baik,” kata Merza di sela aktivitas Media Gathering XLSmart 2026 di Surabaya, Jumat (4/9).

Menurut dia, konektivitas nan semakin luas dapat membantu masyarakat mengakses jasa pendidikan, jasa publik, hingga transaksi digital. Bagi pelaku UMKM, prasarana jaringan juga membuka kesempatan untuk memperluas pasar dan menciptakan aktivitas ekonomi baru.

Salah satu konsentrasi investasi XLSmart pada 2026 adalah pemanfaatan spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz. XLSmart bakal menggunakan spektrum 700 MHz untuk membantu memperluas jangkauan serta meningkatkan penetrasi sinyal. Sementara itu, spektrum 2,6 GHz diarahkan untuk menyediakan kapabilitas nan lebih besar di area dengan kepadatan trafik dan konsumsi info tinggi.

Implementasi kedua spektrum tersebut dilakukan secara berjenjang dengan mempertimbangkan kebutuhan pelanggan, perkembangan trafik, kesiapan infrastruktur, serta karakter masing-masing wilayah.

Kenaikan pedoman capitalized capex 2026 juga bakal digunakan untuk mendukung pemanfaatan spektrum baru sekaligus mempercepat sejumlah investasi jaringan nan sebelumnya direncanakan baru dilakukan pada tahun berikutnya.

Direktur dan Chief Technology Officer XLSmart, Shurish Subbramaniam, mengatakan perusahaan bakal menentukan prioritas pembangunan berasas kebutuhan jaringan di setiap wilayah.

“Implementasi spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz kami lakukan secara berjenjang dan terukur. Prioritas diberikan kepada wilayah nan memerlukan ekspansi jangkauan serta area dengan pertumbuhan trafik info tinggi,” ujar Shurish.

Direktur dan Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, saat mengisi aktivitas media gathering di Surabaya, Jumat (4/9). Foto: Habib Allbi Ferdian/kumparan

Ia mengatakan pendekatan tersebut diperlukan agar setiap pengembangan jaringan betul-betul memberikan peningkatan kualitas nan relevan bagi pelanggan.

Jaringan 5G XLSmart Sudah Hadir di Lebih dari 50 Kota

Investasi jaringan juga mendorong ekspansi jasa 5G XLSmart. Hingga semester pertama 2026, jasa 5G perusahaan telah tersedia di lebih dari 50 kota di Indonesia. Layanan tersebut didukung sekitar 15 ribu BTS 5G dengan cakupan populasi nasional mencapai 23 persen.

Pengembangan 5G dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan pengguna sekaligus kesiapan ekosistem agar teknologi tersebut bisa memberikan faedah bagi masyarakat dan bumi usaha.

Kualitas jaringan XLSmart juga mendapat pengakuan dari Ookla melalui kajian Speedtest Intelligence pada semester pertama 2026. Jaringan XLSmart nan digunakan pengguna melalui jasa XL meraih empat penghargaan di Indonesia, ialah Best Mobile Network, Best 5G Network, Fastest 5G, dan Best 5G Video Experience.

Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya XLSmart untuk meningkatkan kualitas jaringan seiring semakin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas sigap dan stabil.

XLSmart menyebut pembangunan prasarana tidak cukup hanya dengan menambah jumlah BTS alias memperluas cakupan jaringan. Perusahaan juga mengembangkan produk, kanal digital, serta kerjasama dengan beragam mitra untuk memperluas faedah teknologi.

Salah satu kerjasama nan dijalankan XLSmart adalah berbareng Google untuk menghadirkan Gemini AI Plus dan Cloud Storage bagi pelanggan.

Perusahaan juga menilai pembangunan ekosistem digital memerlukan kerjasama nan lebih luas antara pemerintah, operator telekomunikasi, perusahaan teknologi, produsen perangkat, bumi usaha, dan pemangku kepentingan lainnya.

Memasuki paruh kedua 2026, XLSmart bakal memusatkan pengembangan pada peningkatan pengalaman pelanggan, optimasi spektrum, ekspansi jaringan 5G dan ekosistemnya, serta penguatan jasa digital dan kerjasama untuk menjawab perubahan kebutuhan masyarakat dan bumi usaha.

Dengan semangat “Bersama, Melaju Tanpa Batas”, XLSmart menyatakan bakal terus membangun prasarana digital nan berkualitas, berkelanjutan, dan bertanggung jawab untuk memperkuat fondasi digital Indonesia sekaligus membuka lebih banyak akses dan kesempatan bagi masyarakat serta bumi usaha.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan