Investasi Baru 35,2% hingga Semester I, DPMPTSP Cianjur Optimistis Capai Target

Sedang Trending 1 hari yang lalu
Investasi Baru 35,2% hingga Semester I, DPMPTSP Cianjur Optimistis Capai Target Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cianjur optimistis mencapai sasaran investasi nan ditetapkan.(MI/BENNY BASTIANDY)

REALISASI investasi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tetap didominasi penanaman modal asing (PMA). Dari sasaran investasi tahun ini sebesar Rp3,78 triliun, pada semester pertama, realisasi nilai investasi dari PMA mencapai Rp1,09 triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cianjur, Suferi Faizal, menuturkan tahun ini sasaran investasi ditetapkan sebesar Rp3,78 triliun. Pada semester I, nilai realisasinya sudah tercapai Rp1,33 triliun alias 35,2%.

"Berdasarkan klasifikasinya, untuk PMA realisasinya pada semester pertama sebesar Rp1,09 triliun alias 82% dan PMDN (penanaman modal dalam negeri) sebesar Rp240 miliar alias 18%," ungkapnya, Senin (14/9).

Ada lima besar sektor upaya nan berkontribusi terhadap investasi di Kabupaten Cianjur. Antara lain ialah industri pengolahan dengan jumlah sebanyak 204 LKPM (laporan aktivitas penanaman modal) dan jumlah tenaga kerja terserap sebanyak 1.674 orang serta nilai investasi sebesar Rp1,085 triliun.

Pada sektor jasa finansial dan asuransi, jumlah LKPM sebanyak 41 dengan jumlah penyerapan tenaga kerja 40 orang dan nilai investasi sebesar Rp60,265 miliar. Sementara pada sektor pertambangan dan penggalian terdapat 52 LKPM dan jumlah penyerapan tenaga kerja 38 orang serta realisasi nilai investasi sebesar Rp54,975 miliar.

Pada sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan jumlah LKPM sebanyak 187 dengan jumlah penyerapan tenaga kerja sebanyak 237 orang dan realisasi investasi sebesar Rp44,075 miliar. Sementara pada sektor real estate, jumlah LKPM sebanyak 150 dengan jumlah tenaga nan terserap sebanyak 17 orang dan nilai investasi sebesar Rp32,637 miliar.

"Data ini selama semester pertama tahun ini. Total realisasi nilai investasinya sebesar Rp1,33 triliun dengan jumlah tenaga kerja terserap sebanyak 2.921 orang," jelas Suferi.

Target investasi tahun ini condong naik cukup signifikan dibanding tahun lalu. Penaikan targetnya lebih dari 100%.

"Tahun lampau itu targetnya sekitar Rp1,9 triliun. Tahun ini naik jadi Rp3,7 triliun. Kami optimistis sasaran nan ditetapkan bisa tercapai," pungkasnya.

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia