Ini Sosok Pria yang Cekoki Narkoba ke Mahasiswi hingga Tewas di Jakbar

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Jakarta -

Seorang mahasiswi inisial S tewas di sebuah bilik hotel di Cengkareng, Jakarta Barat. Korban tewas setelah diduga dicekoki narkoba saat ikut pesta karaoke di area PIK, Jakarta Utara.

Dalam rekaman video nan terima wartawan, DK terlihat memakai baju tahanan berwarna oranye. Pria bertato dan berkacamata itu sekarang telah ditetapkan sebagai tersangka.

"ID kemudian ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga memberikan narkotika jenis ekstasi dan obat jenis Riklona kepada korban," kata Kapolsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat AKP Rahis Fathlillah, dalam keterangan, Jumat (11/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polisi juga sudah melakukan tes urine terhadap laki-laki ID. Hasilnya, dia positif mengonsumsi narkoba.

"Dari hasil pemeriksaan, tersangka ID diketahui positif mengandung methamphetamine, amphetamine, dan benzodiazepine berasas pemeriksaan urine," ujarnya.

Atas perbuatannya, tersangka ID dijerat dengan Pasal 116 Ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kronologi Kejadian

Kejadian ini berasal saat ID membujuk korban dan sejumlah rekannya untuk karaoke di PIK, Jakarta Utara, pada Rabu (2/9) malam. Saat di tempat karaoke, ID lampau menyuruh korban dan rekannya untuk mengonsumsi ekstasi.

Korban sempat menolak, namun ID memaksa dan mencekoki korban dan rekannya dengan separuh butir ekstasi. Tak berakhir sampai di situ, ID kembali memberikan S dan rekannya separuh butir ekstasi.

Tak berakhir di sana, setelah karaoke selesai, tersangka kembali memberikan obat kepada korban dan rekannya masing-masing mendapatkan dua butir riklona. Tersangka lampau membujuk korban berbareng sejumlah saksi untuk menginap di sebuah hotel di area Cengkareng, Jakarta Barat.

Sesampainya di hotel, korban terlihat lemas hingga kudu dipapah untuk masuk ke dalam hotel. Bahkan, saat berada di depan lift, korban sempat terjatuh.

Pihak hotel kemudian memberikan bangku roda untuk membawa korban menuju kamar. Setibanya di kamar, korban kemudian diangkat dan dibaringkan di atas tempat tidur. Tersangka berbareng saksi sempat memberikan susu dan minuman elektrolit kepada korban.

Keesokan harinya, Kamis (3/9) tersangka berbareng para saksi meninggalkan korban seorang diri di dalam bilik lantaran kudu pergi bekerja. Saat itu, korban tetap berada di hotel dalam kondisi nan sudah terlihat lemas.

Sekitar pukul 13.30 WIB, pihak hotel kemudian melakukan pengecekan ke bilik lantaran waktu check-out telah terlewati. Petugas hotel kaget setelah menemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa di dalam kamar.

Pihak hotel lampau melaporkan perihal itu kepada pihak kepolisian. Saat melakukan olah TKP awal, polisi mengamankan sejumlah peralatan bukti termasuk minuman elektrolit dan 19 butir obat jenis riklona. Polisi juga mengamankan percakapan WA para saksi dan rekaman CCTV nan berangkaian dengan kejadian tersebut.

"Berdasarkan hasil visum luar dan dalam alias autopsi terhadap korban, diketahui korban meninggal bumi akibat intoksikasi unsur amphetamine dan methamphetamin," jelasnya.

(mea/dhn)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News