Wamen Imipas Silmy Karim(Antara)
WAKIL Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim sempat membalas pesan wartawan di Jakarta sebelum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan pencarian terhadap dirinya.
"Selamat sore. Baiknya Pak Menteri nan jawab ya," ujar Silmy saat dihubungi di Jakarta, Rabu.
Silmy menyampaikan pernyataan tersebut saat diminta tanggapan mengenai operasi tangkap tangan (OTT) KPK nan menjerat sejumlah aparatur sipil negara Kemenimipas, termasuk Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Barat Ronald Arman Abdullah.
Sebelumnya, KPK mengonfirmasi melakukan OTT ke-11 pada 2026 di lingkungan Imigrasi Jakbar.
"Benar, ada OTT di Imigrasi Jakbar," ujar Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto kepada ANTARA di Jakarta, Rabu (3/6) pagi.
Pada perkembangan berikutnya, KPK mengatakan untuk sementara telah menangkap belasan orang dalam OTT nan dilakukan sejak Selasa (2/6) malam, termasuk Ronald Arman Abdullah.
Selain itu, tim KPK pada Rabu ini tetap bergerak di lapangan, ialah Bali dan Jawa Barat.
KPK juga telah menyita sejumlah peralatan bukti seperti mobil, motor, dolar Amerika Serikat, dolar Singapura, hingga logam mulia emas.
Pada kesempatan berbeda, Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan OTT tersebut mengenai pengurusan izin tinggal penduduk negara asing (WNA), ialah kartu izin tinggal tetap (KITAP) dan kartu izin tinggal terbatas (KITAS).
Kemudian pada Rabu petang, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengumumkan lembaga antirasuah sedang mencari keberadaan Silmy Karim mengenai OTT tersebut. (Ant/P-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·