Ini Cara Pemerintah Dorong Pembangunan Berkelanjutan di RI

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Rachmat Pambudy menyampaikan empat pengarahan mengenai pembangunan berkepanjangan di Indonesia. Empat perihal tersebut perlu didorong secara berbareng oleh beragam sektor.

Pertama, mempercepat dekarbonisasi industri dan memperkuat daya saing hilirisasi.

"Fokus pertama ialah mempercepat dekarbonisasi industri dan memperkuat daya saing hilirisasi. Respons kita perlu mencakup penguatan pengukuran dan verifikasi jejak karbon, percepatan pemanfaatan daya terbarukan, diversifikasi pasar ekspor, serta ekspansi akses pembiayaan hijau. Langkah ini perlu disertai efisiensi daya dan elektrifikasi proses produksi secara bertahap, sesuai karakter dan kesiapan industri," katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (13/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedua, mengembangkan ekonomi biru untuk memperkuat ketahanan pangan dan masyarakat pesisir. Ketiga menerapkan prinsip ekonomi biru, hijau dan sirkular dalam pariwisata. Keempat, memperluas pembiayaan dan kemitraan untuk membawa penemuan ke skala nan lebih besar.

"Sebagai Bridge Builder, Indonesia siap menghubungkan pembiayaan dunia dengan proyek hijau dan biru di dalam negeri," katanya.

Pihaknya pun mendorong Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026 sebagai upaya mendukung pencapaian pembangunan berkepanjangan melalui inisiatif dan memperkuat penemuan lingkungan dan sosial nan relevan dengan kebutuhan pembangunan Indonesia.

Menurutnya, keberhasilan penemuan perlu tercermin melalui perbaikan kualitas lingkungan, penguatan usaha, serta peningkatan keahlian masyarakat dalam menghadapi beragam perubahan.

"Kualitas lingkungan dan ketahanan masyarakat kudu menjadi bagian strategi pertumbuhan ekonomi. Kita perlu memastikan bahwa investasi dan aktivitas produksi menjaga sumber daya alam nan menopang pembangunan serta memberikan faedah bagi masyarakat di sekitarnya," katanya.

Direktur Utama PT Sucofindo (Persero) Sandry Pasambuna nan mengatakan bahwa ENSIA merupakan corak komitmen perusahaan dalam mendorong budaya penemuan dan keberlanjutan di Indonesia.

"Sejak diselenggarakan pada tahun 2022, ENSIA menjadi arena apresiasi bagi perusahaan dan local hero nan sukses menghadirkan penemuan lingkungan dan sosial nan memberikan akibat nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Sehingga, Fokus penemuan ENSIA 2026 diarahkan pada isu-isu strategis nasional, seperti ketahanan pangan, pengelolaan sampah, dan transisi daya bersih nan mempunyai akibat langsung terhadap pembangunan masa depan Indonesia," terangnya.

Sandry Pasambuna melanjutkan bahwa arena ENSIA 2026 menjadi wadah berinovasi dalam memberikan akibat bagi masyarakat sehingga membuka kesempatan ekonomi dan memperkuat ketahanan organisasi secara luas. "Kami mau mendorong bumi upaya untuk terus berinovasi nan berakibat positif pada kualitas lingkungan, sosial serta kemandirian sehingga menjadikan masyarakat nan lebih handal terhadap pembangunan nasional," tutur Sandry Pasambuna.

Ia berambisi ke depan ENSIA terus berkembang sebagai platform penemuan keberlanjutan nan semakin inklusif dan berakibat bagi tidak hanya untuk lingkungan dan sosial namun juga meningkatkan pembangunan Indonesia nan semakin handal dan berkelanjutan.

"Kami mau memandang semakin banyak perusahaan, komunitas, dan local hero nan terlibat serta menghadirkan penemuan nan bisa menjawab tantangan dan menjadi solusi bagi lingkungan dan sosial secara nyata," tutupnya.

(acd/acd)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance