Ini Cara Bijak Kelola THR, Dompet Aman Meski Harga BBM Nantinya Naik

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Ini Cara Bijak Kelola THR, Dompet Aman Meski Harga BBM Nantinya Naik

Kondisi dunia nan memanas akibat bentrok antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran mulai berakibat pada sektor energi. (foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA – Kondisi dunia nan memanas akibat bentrok antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran mulai berakibat pada sektor energi. Ketegangan nan mengganggu jalur pengedaran di Selat Hormuz mendorong nilai minyak mentah bumi melonjak.

Kenaikan nilai minyak ini berpotensi berakibat langsung pada nilai bahan bakar minyak (BBM), termasuk di Indonesia. Pemerintah apalagi berencana mengevaluasi dan menghitung ulang skema nilai BBM subsidi setelah Hari Raya Idulfitri.

Sejumlah pihak memprediksi nilai BBM berpotensi mengalami kenaikan pasca-Lebaran. Kondisi ini membikin masyarakat perlu lebih waspada dalam mengatur keuangan, terutama setelah menerima Tunjangan Hari Raya (THR).

Di tengah situasi tersebut, pengelolaan finansial selama Ramadhan menjadi semakin penting. Pasalnya, tanpa perencanaan nan matang, pengeluaran dapat meningkat tajam dan berakibat pada kondisi finansial setelah Lebaran.

Selama Ramadhan, pengeluaran sering kali naik tanpa disadari, mulai dari shopping takjil berlebihan hingga menghadiri beragam aktivitas buka bersama. Jika tidak dikendalikan, kondisi finansial bisa terganggu apalagi sebelum hari raya tiba.

Fenomena ini umumnya dipicu oleh pola pikir konsumtif nan lebih mengutamakan kemauan sesaat dibandingkan kebutuhan jangka panjang. Padahal, Ramadan dapat menjadi momentum untuk membangun kebiasaan finansial nan lebih sehat.

Berikut sejumlah strategi nan dapat diterapkan untuk menjaga stabilitas finansial di tengah ketidakpastian ekonomi:

Pertama, berpikir jangka panjang.

Banyak orang menghabiskan THR untuk konsumsi sesaat tanpa mempertimbangkan kebutuhan setelah Lebaran. Padahal, sebagian THR sebaiknya dialokasikan untuk tabungan, biaya darurat, serta kebutuhan mendatang agar finansial tetap stabil.

Kedua, utamakan kualitas daripada kuantitas.

Kebiasaan membeli peralatan dalam jumlah banyak, terutama saat diskon, kerap berujung pemborosan. Membeli secukupnya dan mengutamakan kualitas bakal lebih efisien dan berfaedah dalam jangka panjang.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com