Ini Bedanya Oli pada Mobil Hybrid dan Konvensional

Sedang Trending 5 hari yang lalu

Ini Bedanya Oli pada Mobil Hybrid dan Konvensional

Ini Bedanya Oli pada Mobil Hybrid dan Konvensional (Ilustrasi/Okezone)

JAKARTA - Oli pada mobil hybrid dan konvensional (mesin pembakaran internal) berbeda. Perbedaan teknologi pada kedua model itu juga membikin spesifikasi oli berbeda. 

Mobil hybrid menggabungkan mesin bensin dan motor listrik. Hal ini membikin spesifikasi oli pada mobil hybrid tidak sama dibandingkan mobil konvensional. 

"Kita lihat hybrid itu kan sistemnya start stop engine. Sebenarnya konvensional juga ada start stop engine, tapi di waktu tertentu. Sementara hybrid tidak tertentu  di mana baterai lemah mesinnya itu bakal hidup sendiri," ujar Technical Support PTT Lubricants Indonesia, Ardho, di ICE BSD Tangerang, dikutip Minggu (11/10/2026). 

Peralihan otomatis lantaran fitur start dan stop itu membikin suhu mesin lebih sigap turun. Hal ini berbeda dibandingkan mobil konvensional. 

Meski banyak mobil konvensional mempunyai fitur start and stop, tapi hanya terjadi pada waktu-waktu tertentu.  Sementara pada mobil hybrid, terjadi secara otomatis ketika baterai melemah beranjak ke mesin bensin. 

"Karena teknologi mesin hybrid itu kan start stop engine nan memang dia lebih rentan terhadap suhu tinggi dan rendah jadi sigap terelmusibilitas," tuturnya. 

PTT Lubricants di IMX 2026 PTT Lubricants di IMX 2026

Karena itu, pada oli untuk mobil hybrid, terdapat unsur unik untuk mengatasi akibat penurunan suhu nan secara tiba-tiba itu. 

"Jadi oli hybrid itu ada namanya aditif unik antioksidan tinggi," ujarnya. 

Diketahui, belakangan tren elektrifikasi terus meluas. Kini semakin banyak orang melirik mobil hybrid dan listrik. Pada era elektrifikasi ini, pihaknya mengembangkan oli nan relevan dengan kondisi saat ini. 

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑