Inflasi Kaltim Mei 2026 Terkendali di Angka 0,17 Persen

Sedang Trending 50 menit yang lalu

Inflasi Kaltim Mei 2026 terkendali di nomor 0,17 persen.

, SAMARINDA, – Inflasi di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada Mei 2026 tercatat sebesar 0,17 persen secara bulanan (month to month/mtm), sedikit naik dibandingkan dengan April 2026 nan hanya 0,11 persen. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltim, Jajang Hermawan, menyampaikan bahwa laju inflasi tahunan (year on year/yoy) mencapai 3,04 persen, sedangkan inflasi tahun almanak (year to date/ytd) berada pada nomor 1,65 persen.

Peningkatan inflasi pada Mei 2026 terutama disebabkan oleh naiknya tarif pikulan udara dan nilai bahan bakar minyak (BBM). Menurut Jajang, kenaikan nilai ini dipengaruhi oleh penyesuaian nilai BBM nonsubsidi dan avtur nan berakibat pada biaya transportasi. Harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, Dex, dan Dexlite meningkat rata-rata sekitar 9 persen.

Selain golongan transportasi, golongan penyediaan makanan dan minuman/restoran juga menyumbang inflasi, didorong oleh tingginya aktivitas konsumsi masyarakat. Namun, deflasi pada komponen pangan bergolak sebesar minus 1,09 persen (mtm) sukses menahan laju inflasi. Penurunan nilai terjadi pada komoditas seperti daging ayam ras, kangkung, dan ikan tongkol.

Upaya TPID Mengendalikan Inflasi

Untuk menjaga stabilitas harga, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kaltim menerapkan strategi 4K: keterjangkauan harga, kesiapan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif. Selama Mei 2026, TPID melaksanakan 60 aktivitas seperti Gerakan Pangan Murah dan operasi pasar di beragam wilayah termasuk Kota Samarinda, Kabupaten Berau, dan Kota Bontang.

TPID juga memperkuat pemantauan stok dan memastikan kecukupan pasokan komoditas strategis menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha. Koordinasi antarwilayah diperkuat untuk memastikan kelancaran pengedaran dan mencegah halangan nan dapat memicu kenaikan harga.

Aspek komunikasi efektif dilakukan melalui rapat koordinasi mingguan dan High Level Meeting (HLM) TPID Kota Samarinda. TPID juga terus mengedukasi masyarakat mengenai shopping bijak untuk menjaga ekspektasi inflasi tetap terkendali.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional