Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH), berbareng Nvidia dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), resmi membuka UGM Indosat Nvidia AI Technology Center (NVAITC) di Gelanggang Inovasi dan Kreatifitas (GIK) UGM, Kamis (13/7).
NVAITC menjadi pusat teknologi kecerdasan buatan (AI) berbasis universitas pertama di Indonesia nan tujuannya untuk penelitian, inovasi, dan pengembangan talenta di bagian digital.
NVAITC merupakan bagian dari inisiatif Indonesia AI Center of Excellence (AI CoE) nan menjadi wadah pemerintah, pemimpin teknologi global, industri, dan akademisi mengakselerasi penelitian AI terapan.
President Director & CEO of Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan AI bakal menjadi kesempatan Indonesia dan memberikan faedah masyarakat.
"Hari ini kita berada di sini untuk beralih bentuk dari sekadar menjadi konsumen. Ketika bumi memandang Indonesia, mereka memandang 280 juta jiwa, dan mereka memandang kita sebagai negara konsumen. Hari ini, saya dapat katakan kepada Anda, saya merasa terhormat berdiri di depan Anda sekalian, dan kita di sini untuk beralih bentuk dari sekadar konsumen menjadi pembuat AI," kata Vikram di aktivitas peluncuran NVAITC di UGM.
Vikram mengatakan momen ini adalah tonggak sejarah bagi perkembangan AI. Harapannya perkembangan AI juga merata tidak hanya di kota-kota tetapi juga hingga desa.
"Ini (AI) bakal berfaedah bagi para petani agar lebih produktif, dan para master untuk menjalankan tugas mereka dengan jauh lebih baik. Namun, akibat AI berjuntai pada talenta, kapabilitas, dan akses. Saya pastikan kepada Anda, Indonesia tidak pernah kekurangan talenta," tegasnya.
Saat ini nan menjadi persoalan, kesempatan ini belum diberikan secara merata kepada semua orang. Untuk itu, Vikram mengatakan pihaknya berinvestasi pada sumber daya manusia.
Di sisi lain, UGM dipilih lantaran mempunyai kesungguhan. Baik dari sisi penelitian hingga inovasi.
VP Solutions Architecture and Engineering of Nvidia, Marc Hamilton, menuturkan Indonesia mempunyai lebih dari 500 ribu developer peranti lunak (software developer).
"Jadi, dengan lebih dari 500.000 developer perangkat lunak, pengembangan perangkat lunak telah menjadi salah satu penerapan pertama dari AI, ialah menggunakan model AI untuk mengembangkan perangkat lunak nan lebih baik secara lebih cepat," kata Hamilton.
Ia mengatakan Nvidia telah berinvestasi, bukan hanya untuk universitas, tetapi untuk seluruh dunia, dalam memunculkan pendemokrasian AI melalui apa Nvidia Cloud Partners.
"Nvidia baru saja mengumumkan kemitraan minggu ini dengan enam lembaga finansial terkemuka di bumi untuk membangun biaya sebesar 500 miliar dolar demi mendorong dan memajukan pembangunan pabrik-pabrik AI," ujarnya.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengatakan sebelum UGM, ada banyak sekali penjajakan dengan universitas-universitas lain. Namun UGM nan sukses mencapai progres seperti ini.
"Hari ini merupakan bagian dari upaya nan lebih luas untuk menunjukkan komitmen berbareng kita dalam memperkuat kapabilitas AI Indonesia melalui riset, pengembangan talenta, dan penemuan teknologi," kata Meutya.
Meutya mengatakan pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 8% pada 2029. Untuk mencapai perihal ini, Indonesia memerlukan sumber-sumber pertumbuhan baru nan bisa mendorong produktivitas, investasi, efisiensi, dan daya saing.
Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, mengatakan AI bakal dioptimalkan di bagian pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
"Salah satu dari upaya ini adalah menginisiasi pengembangan UGM AI Society sebagai pusat kerjasama penelitian lintas disiplin, pengembangan, inovasi, serta pertukaran pengetahuan di bagian AI," kata Ova.
"AI di UGM dikembangkan melalui pendekatan multidisiplin dan transdisiplin, nan melibatkan 18 fakultas dan dua sekolah, serta beragam pusat studi dan golongan penelitian. Bersama-sama di bawah Program UGM AI, kami mendorong penemuan nan memberikan akibat berbobot bagi masyarakat," pungkasnya.
52 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·