Indonesia Tetap Membatasi Akses AI Buatan Elon Musk

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

loading...

Grok. FOTO/ DAILY

JAKARTA - Akses ke chatbot kepintaran buatan (AI) Grok tetap diblokir di Indonesia sementara pihak berkuasa menunggu konfirmasi dari pemiliknya, platform media sosial X, bahwa aplikasi tersebut telah memenuhi persyaratan pemerintah.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan aplikasi berbasis AI tersebut tetap dikenai pembatasan administratif dan sedang dalam penilaian kementerian.

"Statusnya tetap diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Digital sembari menunggu konfirmasi kepatuhan dari Grok nan bakal disampaikan kepada pemerintah," katanya.

Ia mengatakan perihal ini saat berjumpa dengan Komisi I DPRD nan mengawasi komunikasi dan informatika, pertahanan, luar negeri, dan intelijen.

Indonesia memutuskan untuk sementara memblokir akses ke Grok sejak 10 Januari menyusul kekhawatiran bahwa konten pornografi dan deepfake nan dihasilkan oleh AI dapat menimbulkan akibat terhadap keselamatan publik.

Grok, sebuah sistem AI generatif nan terintegrasi dengan platform media sosial X, dimiliki dan dikembangkan oleh xAI, sebuah perusahaan nan didirikan oleh Elon Musk pada tahun 2023.

Pada pertemuan tersebut, Meutya mengatakan bahwa salah satu rumor nan dibahas adalah pendaftaran Operator Sistem Elektronik (PLT) sektor swasta, nan hingga Desember 2025, total 3.805 PLT telah terdaftar.

Selengkapnya
Sumber Tekno Sindonews
Tekno Sindonews