, JAKARTA, – Kementerian Kebudayaan Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat industri movie nasional melalui kerja sama nan lebih erat dengan Prancis. Fokus kerjasama ini mencakup pengembangan talenta, produksi bersama, preservasi film, hingga pendanaan berkelanjutan, seperti disampaikan para pejabat pada Jumat.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon membahas inisiatif ini dalam sebuah pertemuan di Jakarta berbareng Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, dan perwakilan dari Centre national du cinéma et de l'image animée (CNC) Prancis. Fadli menyatakan bahwa Indonesia memandang sektor movie dan audiovisual sebagai area kunci untuk menerjemahkan kemitraan budaya dengan Prancis menjadi hasil nan nyata.
"Kami sepenuhnya berkomitmen untuk memperkuat ekosistem movie dengan melestarikan warisan sinematik kami melalui pengarsipan dan restorasi, sembari berinvestasi pada talenta masa depan melalui inkubasi," ujar Fadli.
Fokus Tata Kelola dan Pendanaan Berkelanjutan
Kedua belah pihak membahas penguatan tata kelola perfilman, pengembangan tenaga kerja, pendanaan berkelanjutan, produksi bersama, animasi, perlindungan kekayaan intelektual, serta pelestarian warisan movie melalui pengarsipan dan restorasi. Fadli menambahkan bahwa kementeriannya juga memperkuat lembaga perfilman nasional, termasuk manajemen Badan Perfilman Indonesia (BPI) nan baru dilantik.
"Kami mau membangun sistem pembiayaan movie nan lebih berdikari dan berkelanjutan, termasuk menjajaki biaya kekal dan skema pendanaan jangka panjang lainnya," katanya. Ia menekankan bahwa pengalaman CNC menjadi referensi krusial bagi pengembangan ekosistem movie nasional Indonesia.
Program Pertukaran dan Forum Produksi Bersama
Pertemuan tersebut juga menyoroti penyelenggaraan Indonesia-France Film Lab ketiga nan dijadwalkan pada November 2026 di Yogyakarta. Program ini bakal mencakup lokakarya penulisan skenario dan pendampingan oleh sekolah movie La Fémis dari Prancis. Pada Desember mendatang, CNC bakal menjadi tuan rumah forum produksi berbareng Indonesia-Prancis pertama di Paris.
Duta Besar Fabien Penone menyambut baik komitmen Indonesia untuk memperluas kerja sama budaya, khususnya di sektor film. Ia menyatakan kesiapan Prancis untuk mendukung pengembangan talenta, kerjasama industri, dan pertukaran pengetahuan guna mempererat hubungan budaya melalui industri film. Kemitraan ini bermaksud untuk memperluas kesempatan internasional bagi para kreator movie muda, memperkuat lembaga film, melestarikan warisan sinematik, dan mendukung industri movie nan berkepanjangan serta kompetitif secara global.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·