Indonesia Menantikan Hujan

Sedang Trending 41 menit yang lalu

Jakarta -

Sejumlah wilayah dilanda kekeringan. Di beragam titik di pulau Jawa, sejumlah sungai dan waduk mengalami penurunan debit air. Penurunan ini apalagi memunculkan kejadian terungkapnya makam-makam alias sisa-sisa gedung nan telah lama terendam air.

Atas kondisi ini, sejumlah kalangan masyarakat merasa terancam. Hujan nan tidak kunjung turun membikin mereka waspada terhadap pasokan dan kesiapan air di sumur-sumur mereka.

Mengutip detikSumbagsel, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi berbareng penduduk menggelar Salat Istisqa untuk memohon hujan turun di tengah tandus panjang. Usaha ini dilakukan di tengah terjadinya kebakaran rimba dan lahan (karhutla) dan kabut asap. Salat Istisqa digelar di Lapangan Garuda Kantor Gubernur Jambi, Rabu (2/9/2026) pagi. Salat ini digelar berbareng dengan penuh angan hujan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pelaksanaan Salat Istisqa ini merupakan corak ikhtiar kita untuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan. Sudah kurang lebih lima bulan kita dilanda kemarau, dan saat ini kita mulai merasakan dampaknya," kata Gubernur Jambi Al Haris usai melaksanakan Salat Istisqa, dikutip dari detikSumbagsel, Rabu (2/9).

Sementara itu, sejumlah titik di Indonesia sudah mengalami kekeringan ekstrem akibat tandus panjang tahun ini. Di Dompu, Nusa Tenggara Barat, nyaris 2 ribu KK terdampak kekeringan dan hanya dapat mengandalkan pasokan air BPBD setempat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sementara itu, sekitar 33 ribu orang di Pandeglang, Banten juga mengalami perihal serupa.

Dalam kondisi ini, Pemprov DKI Jakarta sudah memasang kuda-kuda untuk menghadapi kekeringan. Seperti ditulis detikNews, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta seluruh jejeran Pemprov DKI Jakarta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kejadian El Nino. Hal ini didasari oleh perkiraan BMKG nan memprediksi jika El Nino bakal berjalan hingga Januari 2027.

"Pemerintah DKI Jakarta mengadakan Apel Jaga Jakarta berangkaian dengan antisipasi penanganan potensi kebakaran nan ada di Jakarta, menghadapi El Nino nan diperkirakan panjang sampai dengan akhir September, apalagi BMKG memprediksi sampai dengan Januari 2027," kata Pramono dikutip dari detikNews, Rabu (2/9).

Lalu seperti apa gambaran komplit prediksi cuaca Indonesia? Benarkah kekeringan tetap bakal terjadi dalam beberapa waktu ke depan? Simak ulasannya dalam detikSore!


Menuju Jawa timur, detikSore bakal mengulas tentang munculnya kembali kasus keracunan MBG. seperti ditulis detikJatim, setidaknya 500 orang santri mengalami keracunan usai menyantap MBG.

Akibat peristiwa ini, pihak mengenai tengah mendalami kasus tersebut. Apa saja berita terbaru dari peristiwa tersebut? Simak ulasannya berbareng Jurnalis detikJatim.

Jelang petang nanti, detikSore bakal memandang lebih dekat gimana pergerakan IHSG dari waktu ke waktu. Berdasarkan pantauan detikFinance, level IHSG terus mengalami peningkatan. Hal ini dilihat sebagai parameter positif oleh sejumlah investor. Sejumlah pihak memandang jika masa-masa saat ini menjadi titik tolak menuju IHSG level 'normal'.

Lalu benarkah perihal ini merupakan corak solid kenaikan level IHSG? Jika memang demikian, apakah sekarang adalah saat nan tepat untuk berinvestasi saham agar memperoleh cuan maksimal? Simak diskusinya dalam detikSore!

Ikuti terus ulasan mendalam berita-berita hangat detikcom dalam sehari nan disiarkan secara langsung langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 15.30-18.00 WIB, di 20.detik.com dan TikTok detikcom. Sampaikan komentar Anda melalui kolom live chat nan tersedia.

"Detik Sore, Nggak Cuma Hore-hore!"

(vys/gub)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News