Indikator Kesehatan Finansial: Mengapa Bebas Utang Saja tidak Cukup?

Sedang Trending 1 jam yang lalu
 Mengapa Bebas Utang Saja tidak Cukup? Ilustrasi perencanaan keuangan.(Dok. Magnific)

BANYAK orang beranggapan bahwa tidak mempunyai utang alias angsuran adalah tanda utama kesehatan finansial. Namun, perencana finansial dari platform Finante.id, Rista Zwestika, menegaskan bahwa kondisi bebas utang saja belum cukup untuk mengukur kesehatan finansial seseorang secara menyeluruh.

"Tidak mempunyai angsuran memang merupakan salah satu kondisi nan baik, tetapi belum cukup untuk menyimpulkan bahwa seseorang sehat secara finansial," ujar Rista saat dihubungi di Jakarta, Senin (8/6).

Menurut Rista, kesehatan finansial nan sesungguhnya mencakup ketahanan, kesiapan dalam menghadapi risiko, serta keahlian untuk mencapai tujuan finansial secara berkelanjutan. Ia menekankan bahwa parameter finansial nan sehat dinilai dari beragam aspek nan mencerminkan keahlian perseorangan dalam mengelola akibat jangka panjang.

Indikator Utama Kesehatan Finansial

Berdasarkan penjelasan Rista, terdapat beberapa parameter krusial nan menentukan apakah kondisi finansial seseorang betul-betul sehat:

  • Pemenuhan Kebutuhan Rutin: Kemampuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari secara konsisten tanpa mengalami kesulitan finansial alias "gali lubang tutup lubang".
  • Ketersediaan Dana Darurat: Memiliki alas finansial nan cukup untuk menghadapi situasi tidak terduga, seperti kehilangan pekerjaan, penurunan pendapatan, alias kebutuhan mendesak lainnya.
  • Tabungan dan Investasi: Kemampuan menyisihkan sebagian pendapatan secara konsisten untuk tujuan jangka panjang, seperti biaya pendidikan anak, pembelian rumah, hingga biaya pensiun.
  • Perlindungan Risiko (Asuransi): Memiliki jasa asuransi nan sesuai kebutuhan sebagai perlindungan terhadap akibat kesehatan alias musibah lain nan dapat mengguncang stabilitas finansial keluarga.

Kecermatan dalam mengelola arus kas dan aset menjadi kunci utama dalam membangun ketahanan finansial. Kondisi finansial nan sehat memungkinkan perseorangan tetap stabil meski menghadapi tantangan ekonomi global.

Rista mengingatkan bahwa kesehatan finansial adalah sebuah proses berkelanjutan. Dengan mempunyai perencanaan nan matang dan disiplin dalam menyisihkan pendapatan, seseorang tidak hanya bakal bebas dari beban utang, tetapi juga mempunyai kesiapan mental dan materiil dalam menghadapi masa depan. (Ant/H-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia