Imbas Erupsi, Citilink dan Pelita Air Buka Opsi Reschedule & Refund

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Maskapai Citilink menyediakan opsi perubahan agenda penerbangan (reschedule) tanpa dikenakan biaya tambahan bagi penumpang nan penerbangannya terdampak sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Selain itu, Citilink juga menyediakan opsi pengembalian biaya (refund) bagi penumpang terdampak sesuai dengan ketentuan nan berlaku.

Seperti diketahui, sejumlah airport ditutup sementara imbas erupsi seperti Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Bandara Halim Perdanakusuma (HLP), Bandara Husein Sastranegara (BDO) dan Bandar Udara Radin Inten II (TKG).

"Bagi penumpang nan penerbangannya terdampak, Citilink menyediakan opsi perubahan agenda penerbangan (reschedule) tanpa dikenakan biaya tambahan dan opsi pengembalian biaya (refund) sesuai dengan ketentuan nan berlaku," kata Corporate Secretary & CSR Group Head Citilink Tashia Scholz dalam keterangan tertulis, Minggu (6/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Citilink mengimbau kepada seluruh penumpang nan penerbangannya terdampak untuk memantau status penerbangan melalui media sosial resmi Citilink, maupun menghubungi Contact Center di nomor 0804 1 080808, alias melalui fitur live chat Linka melalui WA 0811 1011 0808.

Citilink bakal terus berkoordinasi dengan otoritas penerbangan dan pihak mengenai lainnya untuk memantau perkembangan kondisi sebaran abu vulkanik. Informasi mengenai kelanjutan operasional penerbangan bakal disampaikan secara berkala sesuai perkembangan situasi.

"Citilink menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan nan dialami penumpang. Kami mengapresiasi pengertian dan kerja sama seluruh penumpang selama situasi ini. Hal ini kami lakukan untuk memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan," katanya.

Sama halnya dengan Citilink, maskapai Pelita Air juga memberikan opsi perubahan agenda penerbangan tanpa biaya tambahan dan pengembalian biaya penuh bagi penumpang nan terdampak pembatalan penerbangan.

"Kami memahami bahwa pembatalan ini dapat memengaruhi rencana perjalanan para penumpang. Sebagai corak kepedulian, Pelita Air memberikan keleluasaan bagi penumpang nan terdampak untuk memilih pengembalian biaya penuh alias perubahan agenda penerbangan tanpa biaya tambahan," ujar Direktur Utama Pelita Air Faik Fahmi.

Berdasarkan info sementara, sebanyak 41 penerbangan Pelita Air terdampak pada 5-6 September 2026. Penerbangan nan terdampak saat ini dibatalkan, sementara penjadwalan kembali dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi airport serta NOTAM nan berlaku.

Rute nan terdampak terutama penerbangan domestik dari dan menuju Jakarta, serta satu rute internasional Jakarta-Singapura.

"Kami memahami ketidaknyamanan nan dialami penumpang. Pelita Air terus berkoordinasi dengan pihak airport dan otoritas mengenai serta berupaya memberikan info dan pelayanan terbaik kepada seluruh penumpang," katanya.

(acd/acd)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance